Pembeli Properti Lokal Singapura Meningkat 33 Persen

Sekitar 79 persen apartemen pribadi masuk ke Singapura pada kuartal pertama pada 2019. Proporsi pembelian lokal untuk unit mewah melonjak menjadi 69 persen dari 36 persen pada periode yang sama tahun lalu.
Putri Salsabila
Putri Salsabila - Bisnis.com 29 April 2019  |  13:40 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Keinginan warga Singapura yang tinggi untuk memiliki rumah telah mendorong serapan properti lokal mewah terbesar dalam satu dekade. Serapan ini lebih unggul dibandingkan dengan pembeli asing.

Konsultan properti OrangeTee & Tie Pte. mengatakan sekitar 79 persen apartemen pribadi masuk ke Singapura pada kuartal pertama pada 2019. Proporsi pembelian lokal  untuk unit mewah ,lanjut dia, melonjak menjadi 69 persen dari 36 persen pada periode yang sama tahun lalu.

"Meningkatnya jumlah penduduk setempat yang membeli rumah mewah menunjukkan keyakinan mereka bahwa Singapura tetap menjadi tempat yang aman untuk pelestarian dan apresiasi modal," kata Christine Sun, kepala penelitian dan konsultasi di OrangeTee, kepada AFP seperti dikutip dari Bloomberg Senin, (29/4/2019).

Keyakinan itu juga tercermin dalam survei yang dirilis pekan lalu oleh PropertyGuru, Berdasarkan hasil surveinya, PropertiGuru menemukan bahwa sebagian besar penduduk setempat percaya bahwa harga rumah terlalu tinggi. Namun mereka menganggap dua pertiga apartemen dianggap masih terjangkau, dengan harga satuan utama mulai sekitar 1,2 juta dolar Singapura dan sewa bulanan rata-rata adalah 1.935 dolar Singapura.

Berdasarkan riset tertulis, terdapat generasi milenial yang lebih memilih untuk keluar dari rumah orang tua mereka lebih awal dan memilih tinggal di kondominium. Hal ini telah semakin populer di kalangan warga Singapura demikian temuan studi PropertyGuru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga properti, properti singapura

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top