Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menhub Minta Waktu Tunggu LRT Palembang Dipercepat

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa kereta layang ringan atau Light Rail Transit Palembang harus terus dibenahi supaya semakin diminati masyarakat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 April 2019  |  11:58 WIB
Warga naik Light Rail Transit (LRT) di Palembang, Sumatra Selatan. - JIBI/Arif Budisusilo
Warga naik Light Rail Transit (LRT) di Palembang, Sumatra Selatan. - JIBI/Arif Budisusilo

Bisnis.com, PALEMBANG--Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, kereta layang ringan atau Light Rail Transit Palembang harus terus dibenahi supaya semakin diminati masyarakat.

“Berdasarkan evaluasi selama ini untuk menunggu pemberangkatan kereta listrik itu agak lama dan itu perlu dipercepat,” kata menteri usai evaluasi kereta layang ringan di Palembang, Selasa (16/4/2019).

Jadi jarak tempuh kereta listrik itu, kata Menteri, nantinya akan dimaksimalkan lagi terutama untuk memenuhi permintaan pengguna jasa transportasi tersebut. “Bila perlu kurang satu jam kereta tersebut sudah tiba di stasiun.”

Memang, lanjut dia, kereta listrik tersebut masih dalam tahap uji coba sehingga evaluasi harus terus dilaksanakan. Menurut dia, kehadiran kereta layang ringan tersebut karena Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games sehingga operasional masih baru.

Jadi, untuk angkutan umum harus terus dilaksanakan evaluasi. Oleh karena itu pihaknya terus memantau perkembangan LRT Palembang supaya semakin sempurna.

Sementara mengenai subsidi kereta tersebut tetap dilaksanakan hingga kondisi operasionalnya semakin mapan. Angkutan massal umumnya disubsidi termasuk kereta layang ringan Palembang, tambah dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

LRT

Sumber : Antara

Editor : M. Rochmad Purboyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top