PP Urban Tunda Peluncuran Apartemen

Bisnis properti hingga bulan keempat dirasa belum menguat, sehingga PP Urban menunda peluncuran proyek hunian barunya di Sudimara hingga setelah usainya pemilihan umum.
Putri Salsabila
Putri Salsabila - Bisnis.com 15 April 2019  |  17:59 WIB
PP Urban Tunda Peluncuran Apartemen
Proyek properti - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Bisnis properti hingga bulan keempat dirasa belum menguat, sehingga PP Urban menunda peluncuran proyek hunian barunya di Sudimara hingga setelah usainya pemilihan umum.

Direktur PT PP Urban Budi Suanda mengatakan bahwa salah satu proyeknya yakni sebuah apartemen di Sudimara, Tangerang Selatan, baru akan memulai penjualannya pada awal kuartal ketiga 2019. Hal itu dilakukan guna menunggu pasar properti yang akan mulai gencar pascapemilu.

“Apartemen di Sudimara hingga saat ini masih ditunda karena melihat perkembangan pasar properti yang nantinya diproyeksi akan stagnan hingga kuartal tiga karena akan ada pemilu, ramadhan dan lebaran,” tuturnya pada Bisnis Senin (15/4/2019).

Berdasarkan catatan Bisnis pada Januari lalu, Budi pernah menyebutkan bahwa PP Urban akan meluncurkan proyek tersebut pada kuartal pertama 2019 yakni pada awal Maret lalu. Waktu itu Budi mengatakan bahwa peluncuran beberapa proyek PP Urban pada tahun ini tidak akan terganggu proses politik pilpres dan pemilu.

Budi menyebutkan bahwa kuartal kedua 2019 pasar properti pun akan kurang menggeliat karena masyarakat akan lebih mengutamakan kebutuhan yang lebih mendesak ketimbang properti. Nomor urut pemesanan (NUP) serta ground breaking  apartemen Sudimara akan digeser hingga akhir Juni 2019.

Selain itu, pada kuartal pertama PP Urban telah mengantongi Rp10 miliar dari penjualan apartemen Urbantown Karawang Tower 1 yang telah terjual sebanyak 85 persen dari total 1104 unit. Nantinya, Lanjut Budi, pembangunan tower kedua serta tower ketiga akan dilaksanakan pascapemilu pada kuartal ketiga secara bersamaan.

Adapun total unit  penjualan Urbantown Serpong tower 1 pada kuartal pertama 2019 telah terjual sebanyak 425 unit dengan harga sekitar Rp10 Juta per m2. Dengan demikian total penjualan apartemen tersebut mencapai Rp93,5 miliar. Adapun NUP untuk tower keduanya sudah terpesan sebanyak 150 unit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ptpp

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top