PLN Perluas Penggunaan Kompor Listrik Induksi

BUMN kelistrikan, PT PLN (Persero) memperluas efektifitas penggunaan kompor listrik induksi.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 03 April 2019  |  07:01 WIB
PLN Perluas Penggunaan Kompor Listrik Induksi
Sejumlah peserta memasak menggunakan kompor induksi di halaman kantor PLN UP3 Kota Bogor, Jawa Barat, Jum'at (15/2/2019). - ANTARA/Arif Firmansyah

Bisnis.com, JAKARTA-- BUMN kelistrikan, PT PLN (Persero) memperluas efektifitas penggunaan kompor listrik induksi. Hal itu dilakukan melalui program electrizen cooking competition.

I Made Suprateka, Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT PLN (Persero)mengatakan program ini tidak hanya menjelaskan efisiensi dan target peningkatan produktifitas, dari penghematan penggunaan energi saja, melainkan ke depannya program ini bertujuan lebih luas.

“Pertama, program edukasi yang dilakukan melalui kerjasama dengan ibu-ibu penggerak PKK di sejumlah wilayah DKI Jakarta, Bekasi - Jawa Barat, sampai ke Bogor, Jawa Barat dan berjalan secara simultan dari pekan kelima bulan Maret 2019, sampai di akhir April 2019," katanya Selasa (2/4/2019).

Penggunaan kompor listrik induksi, akan lebih aman, karena terhindar dari bahaya kebakaran seperti pada penggunaan kompor gas, tetapi juga penggunaan kompor listrik lebih mudah, karena energi listriknya sudah disediakan oleh PLN.

Selain itu juga, sambung Made, keamanan dari segi energi buang karena menggunakan energi listrik dalam memasak, sekaligus juga berarti aman, dalam arti, praktis tidak ada gas buang (reduksi) yang akan mengakibatkan polusi.

Selain mudah, produktivitas bagi pengusaha UMKM diharapkan dapat lebih meningkat, karena dengan suhu panas yang merata secara stabil, proses waktu (lamanya memasak) menjadi lebih singkat. Di sini menggunakan kompor listrik induksi akan lebih efisien.

Para pengguna kompor listrik induksi diharapkan tidak menggunakan kabel secara sembarangan melainkan melalui koordinasi dengan pihak kontraktor yang sudah menjadi mitra kerja PLN. Itu sebabnya untuk rumah-rumah baru saat memasang instalasi listrik baru, harus memiliki Sertifikat Laik Operasi (SLO), yang menunjukkan instalasi pemasangan listriknya dijamin oleh para konsultan SLO penerbit Lembaga Instansi Teknik (LIT) yang ditunjuk pemerintah, melakukan inspeksi kelaikan operasi atas instalasi listrik yang dipasang pada bangunan pemohon listrik.

Secara umum, tarikan pertama daya listrik komoor listrik bervariasi antara 1.00 Volt Ampere (VA), 200 VA sampai 2.000 VA. Perbedaan tersebut bergantung pada setiap produsen kompor listrik induksi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
PLN

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup