Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ekspor Makanan Minuman : ITPC Perlu Direvitalisasi, Ini Daftarnya

Pasalnya, ITPC berperan sebagai ujung tombak pemasaran produk Indonesia. Sekarang ini, karena ITPC merupakan orang pemerintahan, tidak boleh dapat fee. Ini harus dirombak.
Ilustrasi: Salah satu kegiatan ITPC Lagos/Facebook
Ilustrasi: Salah satu kegiatan ITPC Lagos/Facebook

Bisnis.com, JAKARTA - Di saat sejumlah sentimen negatif pasar global masih menghantui, kinerja ekspor industri makanan dan minuman Indonesia diproyeksikan bangkit dengan proyeksi pertumbuhan 10% pada tahun ini menjadi US$31,9 juta. Untuk itu, promosi perdagangan atau Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) perlu direvitalisasi.

Adhi S. Lukman, Ketua Umum Gapmmi, mengatakan bahwa agar ekspor produk olahan dalam negeri lebih efektif, pusat promosi perdagangan atau Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) perlu direvitalisasi.

"Pasalnya, ITPC berperan sebagai ujung tombak pemasaran produk Indonesia," ujarnya, Rabu (27/3/2019).

Apa yang perlu diubah dari ITPC? Dia mengungkapkan salah satunya adalah sistem fee bagi pegawai ITPC. Menurutnya, perlu dibuat aturan agar pegawai ITPC bisa mendapatkan fee apabila berhasil membuka jalan bagi produk nasional.

"Sekarang ini, karena ITPC merupakan orang pemerintahan, tidak boleh dapat fee. Ini harus dirombak sehingga kami bisa kontribusi dan mereka dapat biaya operasional," kata Adhi.

Pusat Promosi Perdagangan Indonesia (Indonesian Trade Promotion Center/ITPC) adalah unsur pelaksana teknis yang merupakan bagian dari perwakilan Republik Indonesia di luar negeri. ITPC merupakan lembaga pemerintah yang bersifat nirlaba.

Berikut ini Daftar Indonesian Trade Promotion Center (ITPC)
1. ITPC Barcelona
2. ITPC Busan
3. ITPC Budapest
4. ITPC Chennai
5. ITPC Chicago
6. ITPC Dubai
7. ITPC Hamburg
8. ITPC Jeddah
9. ITPC Johannesburg
10. ITPC Lagos
11. ITPC Los Angeles
12. ITPC Lyon
13. ITPC Mexico City
14. ITPC Milan
15. ITPC Osaka
16. ITPC Santiago
17. ITPC Sao Paulo
18. ITPC Sydney
19. ITPC Vancouver


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper