Hunian Dekat Stasiun KRL Pilihan Terbaik Bagi Pencari Properti

Bisnis.com, JAKARTA -- KRL menjadi moda transportasi pilihan masyarakat menuju tempat aktivitas atau bekerja, karena dinilai lebih efisien dan terhindar dari kemacetan.
Putri Salsabila
Putri Salsabila - Bisnis.com 20 Maret 2019  |  17:02 WIB
Hunian Dekat Stasiun KRL Pilihan Terbaik Bagi Pencari Properti
Pengunjung mencoba virtual reality disamping maket hunian terintegrasi transportasi Stasiun Rawa Buntu yang dibangun dengan konsep Transit oriented Development (TOD) di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (10/12/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA -- KRL menjadi moda transportasi pilihan masyarakat menuju tempat aktivitas atau bekerja, karena dinilai lebih efisien dan terhindar dari kemacetan.

Data PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menunjukkan bahwa hingga Juni 2018, kawasan Jabodetabek, Banten dan Cikarang, tercatat dilayani oleh 79 stasiun Kereta Rel Listrik (KRL).

Rata-rata jumlah penggunanya per hari mencapai 1.001.438 pengguna pada hari kerja. Hingga Juni 2018, KCI sebagai operator sarana transportasi commuter line telah memiliki 900 unit KRL dengan jangkauan rute mencapai 418,5 km.

Saat ini membeli rumah dekat stasiun kereta memang bisa dibilang pilihan yang cerdas. Selain lebih mudah dan lebih cepat ke tempat kerja, bebas macet, moda transportasi massal ini juga terbilang lebih hemat ongkos.

Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan menjelaskan bahwa harga hunian di tengah kota Jakarta saat ini terus meroket.

Untuk sebuah unit apartemen tipe studio di kawasan Fatmawati saja banderol harga jualnya sudah mulai dari Rp1,1 miliaran. Angka ini setara dengan harga rumah semi mewah di kawasan pinggiran seperti Tangerang Selatan atau Depok.

“Oleh karena itu hunian baik perumahan ataupun apartemen yang berada dekat stasiun Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi kini menjadi incaran banyak orang karena keunggulannya tadi, harga rumahnya yang lebih terjangkau dan mudah menjangkau Jakarta,” ujarnya Selasa, (20/03/2019).

Untuk membantu para pencari hunian menemukan tempat tinggal idamannya yang dekat dengan stasiun kereta berdasarkan referensi harga yang wajar sesuai dengan sentimen pasar, Rumah.com menghadirkan Rumah.com Property Index (RPI) dengan menyajikan informasi properti secara komprehensif, mulai dari lokasi properti favorit konsumen, hingga ke harga hunian baik perumahan maupun apartemen di Indonesia.

Data Rumah.com Property Index ini memiliki akurasi yang cukup tinggi untuk mengetahui dinamika yang terjadi di pasar properti di Indonesia karena merupakan hasil analisis dari 400.000 listing properti dijual dan disewa dari seluruh Indonesia, dengan lebih dari 17 juta halaman yang dikunjungi setiap bulan dan diakses oleh lebih dari 5,5 juta pencari properti setiap bulannya.

Dengan melihat index ini konsumen bisa mengetahui buyer timing, kenapa harga turun, hingga penyebab yang mendasarinya.

Ike menjelaskan bahwa dari empat wilayah penyangga DKI Jakarta, yang dilalui jalur KRL yakni Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, kenaikan harga paling pesat terjadi di area Depok.

Rumah.com Property Index Depok dari sisi harga yang ditawarkan penjual berada pada titik 113,7 pada kuartal keempat (Q4) 2018. “Indeks ini naik sebesar 7,56% dibandingkan Q3 2018. Sementara itu, jika dibandingkan dengan kuartal yang sama pada tahun 2017 (year-on-year/y-o-y), indeks harga properti di Depok mencapai 16,35%,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
transit oriented development

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top