Setelah Mentawai, BBM Satu Harga Hadir di Yalimo dan Halmahera Timur

PT Pertamina (Persero), Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), dan Kementerian ESDM meresmikan SPBU Kompak 86.995.19 yang terletak di Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo, Papua dan SPBU Kompak 86.976.13 di Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 27 Februari 2019  |  15:18 WIB
Setelah Mentawai, BBM Satu Harga Hadir di Yalimo dan Halmahera Timur
Pengendara melintas usai mengisi BBM di salah satu SPBU, di Jakarta, Rabu (5/9/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA—PT Pertamina (Persero), Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), dan Kementerian ESDM  meresmikan SPBU Kompak 86.995.19 yang terletak di Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo, Papua dan SPBU Kompak 86.976.13 di Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara.

Kepala BPH Migas Fanshrullah Asa  mengatakan bahwa realisasi program BBM Satu Harga di Kawasan Timur Indonesia merupakan upaya pemerintah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, dukungan dari Pemerintah Daerah, Kepolisian, dan TNI sangat diperlukan agar pelaksanaan BBM Satu Harga berjalan dengan lancar.

"Inilah wujud kepedulian Pemerintah untuk keadilan energi," katanya, dalam keterangan pers, Rabu (27/2/2019).

Fanshurullah sendiri hadir pada peresmian BBM Satu Harga di Yalimo bersama Region Manager Retail Fuel Marketing VIII Fanda Chrismianto dan Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Yalimo Yosua Kepnop.

Sementara itu,  hadir dalam peresmian di Halmahera Timur adalah Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Tjatur Sapto Edy, Dirjen Minerba Kementrian ESDM Bambang Gatot Ariyono, Region Manager Supply & Distribution VIII PT Pertamina (Persero) Salahuddin dan Asisten 3 Bidang Hukum dan Pemerintahan Halmahera Timur Thamrin Bahar.

Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono mengharapkan dengan adanya SPBU Kompak, ini akan sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat.

“Ini akan membantu mengakselerasi ekonomi masyarakat baik transportasi, distribusi, dan kegiatan ekonomi yang tentunya diharapkan kedepan kesejahteraan masyarakat akan meningkat," katanya.

Unit Manager Communication, Relation, & CSR MOR VIII PT Pertamina (Persero) Brasto Galih Nugroho mengatakan bahwa dengan diresmikannya SPBU Kompak di Distrik Abenaho, Yalimo dan Kecamatan Maba Selatan maka warga sekitar bisa mendapatkan BBM di wilayahnya sendiri dan menikmati harga yang sama dengan wilayah-wilayah lainnya di Indonesia yakni Premium Rp6.450/liter dan harga Solar Rp5.150/liter sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM No. 4738 Tahun 2016.

"Ini adalah komitmen Pertamina untuk menyalurkan energi secara adil," paparnya.

SPBU Kompak ini melayani masyarakat dengan menyediakan BBM jenis  premium dan solar dengan kapasitas Premium 50 KL dan Solar 10 KL yang dipasok dua kali dalam sebulan.

BBM di Distrik Abenaho dikirim dari titik suplai Jobber Timika yang diangkut menggunakan mobil tangki Pertamina. Kemudian dilanjutkan menggunakan pesawat terbang dan mobil truk dengan waktu tempuh normal hingga 4 jam.

Sementara itu, SPBU 86.976.13 di Kecamatan Maba Selatan dikirim dari Terminal BBM Tobelo dan diangkut dengan menggunakan mobil tangki. Jarak yang ditempuh yakni sejauh 290 km dengan waktu tempuh normal hingga 24 jam. Adapun setiap sebulan akan dipasok masing-masing sebanyak 60 KL Premium dan 10 KL Solar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
BBM, bbm satu harga

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top