Pengadaan Alat Pelabuhan di Seluruh Pelindo Wajib Lewat 1 Pintu

Pengadaan peralatan pelabuhan seluruh Pelindo akan dilakukan satu pintu melalui PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia (JPPI),
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 18 Februari 2019  |  18:36 WIB
Pengadaan Alat Pelabuhan di Seluruh Pelindo Wajib Lewat 1 Pintu
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (IPC) Elvyn G Masassya memaparkan target kinerja Perseroan tahun 2018 di Tanjung Priok, Jakarta, Senin (5/2). - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA - Pengadaan peralatan pelabuhan seluruh Pelindo akan dilakukan satu pintu melalui PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia (JPPI), anak perusahaan Pelindo II yang bergerak di bidang perawatan dan perbaikan peralatan pelabuhan.


Direktur Utama PT Pelindo II (Persero) atau IPC Elvyn G. Masassya mengatakan, sinergi ini juga akan menciptakan standardisasi jenis peralatan dan suku cadang peralatan yang dipakai Pelindo I, II, III, dan IV. 


Langkah itu merupakan bagian dari rencana keempat BUMN operator pelabuhan membentuk subholding (holding anak dan cucu perusahaan) untuk membuat lingkup bisnis anak usaha lebih besar lagi. 


"Dengan kerja sama ini, kami bisa menggunakan satu anak perusahaan untuk pengadaan seluruh crane di seluruh Pelindo. Jadi, lebih efisien," katanya seusai menandatangani surat keputusan bersama (SKB) implementasi subholding peralatan Pelindo Incorporated. 


Ke depan, lanjut Elvyn, seluruh anak atau cucu perusahaan keempat Pelindo yang bergerak di bidang usaha perawatan dan perbaikan peralatan pelabuhan akan dikonsolidasikan menjadi satu alias merger. "Share-nya sedang dihitung valuasinya," katanya.


PT Pelindo III (Persero) selama ini menjalankan usaha pemeliharaan peralatan pelabuhan, pemeliharaan kapal dan alat apung, agen dan penyalur resmi sparepart, serta sarana pendukung maintenance melalui cucu perusahaan, yakni PT Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA).


Melalui anak perusahaan, PT Equiport Inti Indonesia, Pelindo IV juga menjalankan bisnis serupa. 


Direktur Utama PT Pelindo IV (Persero) Farid Padang sebelumnya mengatakan, pengadaan peralatan dan suku cadang secara bersamaan atau joint procurement akan menghemat biaya pengadaan dan ongkos pengangkutan peralatan.


"Kami estimasi penghematannya bisa sampai 40%, mulai dari procurement, harga peralatan dan sparepart, hingga biaya transportasi karena diangkut sekaligus, enggak berulang-ulang," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pelabuhan, pelindo, pelindo ii, pengadaan barang dan jasa

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top