KENDARAAN LISTRIK, BP Siap Boyong Teknologi Pengisian Listrik ke Indonesia

Perusahaan migas asal Inggris, British Petroleum, siap menyediakan stasiun pengisian listrik umum atau charging station untuk pengisian daya baterai kendaraan listrik.
Dewi Aminatuz Zuhriyah | 14 Februari 2019 20:17 WIB
Di masa depan, pabrik Hanover akan memproduksi stasiun pengisian cepat yang fleksibel dari Grup Volkswagen Komponen. - VOLKSWAGEN

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan migas asal Inggris, British Petroleum, siap menyediakan stasiun pengisian listrik umum atau charging station untuk pengisian daya baterai kendaraan listrik.

Neale Smither, Vice President of New Market BP Downstream, mengaku bahwa ketika pasar kendaraan listrik di Indonesia sudah siap, BP akan menyediakan stasiun pengisian lisrik umum.

Dia menjelaskan bahwa BP sebetulnya sudah membangun stasiun pengisian daya baterai di Inggris dan teknologi charging tersebut bisa dibawa ke negara-negara yang sudah siap pasar kendaraan listriknya.

"Ini nanti bisa dibawa ke Indonesia kalau pasarnya sudah siap untuk itu. Karena BP akan lama di sini [Indonesia] dan karena itu perubahan selalu ada," katanya, Kamis (14/2).

Selain itu, BP menggandeng PT AKR Corporindo Tbk. untuk masuk ke bisnis hilir migas atau ritel bahan bakar minyak dengan membangun 350 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Neale mengatakan bahwa saat ini pihaknya baru menyediakan bahan bakar dan pelumas berkualitas dengan emisi karbon yang sedikit.

Selain itu, BP juga akan ekspansi di pasar bahan bakar untuk pesawat atau avtur.

Tag : migas
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top