Begini Progres Pembangunan Proyek Air Minum Karian

Air baku dari Karian akan dibeli oleh perusahaan daerah air minum di Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan DKI Jakarta.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 07 Februari 2019  |  07:42 WIB
Begini Progres Pembangunan Proyek Air Minum Karian
Ilustrasi: Pekerja menggunakan alat berat menyelesaikan pembangunan Bendungan Sukamahi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/12/2018). - ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum menargetkan studi kelayakan proyek SPAM Karian, Banten bisa selesai dalam 6 bulan mendatang.

Anggota BPPSPAM Unsur Penyelenggara Henry M. Limbong mengatakan bahwa proyek SPAM Karian diusulkan oleh konsorsium yang digalang oleh PT Adhi Karya Tbk.

Pihak pemrakarsa, tuturnya, belum merampungkan studi kelayakan yang diperlukan untuk persiapan lelang investasi.

Berdasarkan catatan Bisnis.com, sebelumnya, studi kelayakan SPAM Karian ditargetkan rampung pada Oktober 2018. Saat itu, tarif air curah menjadi salah satu aspek yang alot dibahasa.

Proyek yang digagas oleh badan usaha itu bakal memasok air bersih dari Bendungan Karian dengan kapasitas 3.200 liter per detik.

Air baku dari Karian akan dibeli oleh perusahaan daerah air minum di Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan DKI Jakarta.

"SPAM Karian mungkin masih akan 6 bulan lagi FS [feasibility study] selesai. Harapan kami, FS bisa selesai karena bendungannya juga sudah mau selesai [tahun ini]," ujar Henry kepada Bisnis.com, baru-baru ini.

Hingga Desember 2018, progres konstruksi Bendungan Karian mencapai 55% dan ditargetkan rampung pada Oktober 2019.

Henry mengatakan bahwa SPAM Karian diharapkan bisa beroperasi bersamaan dengan penyelesaian penggenangan bendungan berdaya tampung 314,70 juta meter kubik itu. Penggenangan bendungan hingga kapasitas penuh memerlukan waktu 18 bulan.

Air baku dari Bendungan Karian akan dialirkan melalui jaringan perpipaan sepanjang 47,90 kilometer. Pasokan air diharapkan bisa memenuhi kebutuhan air di Tangerang dan Jakarta sehingga bisa mengurangi penggunaan air tanah.

Di lain pihak, Direktur Keuangan PT Adhi Karya Tbk. (ADHI) Entus Asnawi menjelaskan bahwa perseroan masih membahas beragam usulan dalam prakarsa proyek SPAM Karian.

"Kami masih menunggu karena itu harus mendapat persetujuan untuk mendapat [izin] prakarsa," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
air minum, waduk karian

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top