10% Saham Blok ONWJ Resmi Beralih ke BUMD Jawa Barat

PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) telah menandatangani Perjanjian Pengalihan dan Pengelolaan 10% Participating Interest (PI) pada Wilayah Kerja Offshore North West Java (ONWJ) dengan PT Migas Hulu Jabar ONWJ (MUJ ONWJ).
Dewi Aminatuz Zuhriyah
Dewi Aminatuz Zuhriyah - Bisnis.com 06 Februari 2019  |  21:58 WIB
10% Saham Blok ONWJ Resmi Beralih ke BUMD Jawa Barat
Ilustrasi kilang lepas pantai. - Bloomberg/Tim Rue

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) telah menandatangani Perjanjian Pengalihan dan Pengelolaan 10% Participating Interest (PI) pada Wilayah Kerja Offshore North West Java (ONWJ) dengan PT Migas Hulu Jabar ONWJ (MUJ ONWJ).

Penandatanganan addendum perjanjian pengalihan PI 10% WK ONWJ yang dilakukan pada Rabu (6/2) merupakan tindak lanjut dari penandatanganan perjanjian pengalihan dan pengelolaa PI 10% yang dilaksanakan di Bandung, 19 Desember 2017 lalu.

Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H. Samsu menegaskan penandatanganan itu merupakan komitmen bersama untuk melaksanakan peraturan perundang-undangan.

"Tujuan akhirnya adalah kemitraan yang sustainable antara industri dengan daerah. Pertamina, khususnya PHE sangat mengapresiasi proses ini agar dapat berjalan dengan baik. Kami berharap mendapat dukungan dari semua pihak, khususnya mitra dari daerah sebagai salah satu sistem pendukung. Dengan adanya kemitraan-kemitraan ini, semoga bisa bersinergi dan menjadi opportunity di lapangan sekaligus sebagai upaya memajukan perusahaan," katanya, dalam keterangan resmi, Rabu (6/2).

Sementara itu Direktur Utama PHE, Meidawati mengatakan, dalam kegiatan pengelolaan seluruh wilayah kerja yang menjadi tanggung jawab PHE.

"Kami selalu menjalankan peraturan-peraturan sesuai dengan GCG termasuk di antaranya Permen ESDM 37/2016. PHE ONWJ mendukung penuh penyertaan Participating Interest 10% kepada pemerintah daerah. Penandatanganan addendum ini diharapkan menjadi awal baik untuk bersama-sama memajukan industri migas di Jawa Barat dan DKI Jakarta guna mendukung kebutuhan energi nasional dan kebutuhan pelaku industri," ujarnya.

Adapun, produksi minyak dan gas bumi PHE ONWJ disalurkan seluruhnya untuk kebutuhan strategis nasional seperti BBM, pembangkit listrik dan bahan baku pembuatan pupuk.

Keterlibatan BUMD MUJ ONWJ juga merupakan partisipasi pertama dalam PSC Gross Split.

Dengan pengalihan PI ini, sinergi antara PHE ONWJ dengan MUJ ONWJ serta Pemerintah Daerah Jawa Barat dan DKI Jakarta diharapkan dapat memperlancar kegiatan operasi di Blok ONWJ.

Untuk diketahui, penandatanganan tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PHE ONWJ, Meidawati dan Direktur Utama MUJ ONWJ, Ryan Alfian Noor dan disaksikan oleh Direktur Hulu PT Pertamina (Persero), Dharmawan H. Samsu dan Plt. Kepala Dinas ESDM Jawa Barat, Dr. Ir. H. Yerry Yanuar, MM.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Biro Investasi dan BUMD Jawa Barat, Noneng Komara Nengsih, Tim Akselerasi Pembangunan Jawa Barat, Ferdiman A P Bariguna, BPBUMD DKI Jakarta, diwakili Budi Purnama, Biro Tata Pemerintahan DKI Jakarta, diwakili oleh Nur Awal, Jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT Migas Hulu Jabar, PT Jakarta Propertindo, PT Bumi Bangun Wibawa Mukti, PT Petrogas Persada Karawang, PT Subang Sejahtera, dan PT Bumi Wiralodra Indramayu, selaku Pemegang Saham PT Migas Hulu Jabar ONWJ.

Hadir pula jajaran Dewan Komisaris dan Direksi MUJ ONWJ, serta Manajemen Dit Hulu Pertamina dan PHE serta PHE ONWJ. Acara penandatanganan tersebut dilakukan di Kantor Pusat PT Pertamina (Persero), Jakarta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
blok migas

Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top