BPH Migas Tetap Arahkan Harga Gas Di Bawah LPG

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) berkomitmen menetapkan harga gas melalui jaringan gas rumah tangga dan pelanggan kecil yang harganya tetap di bawah LPG 3 kilogram.
David Eka Issetiabudi | 06 Februari 2019 00:07 WIB
Jaringan gas rumah tangga - Antara

Bisnis.com, JAKARTA—Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) berkomitmen menetapkan harga gas melalui jaringan gas rumah tangga dan pelanggan kecil yang harganya tetap di bawah LPG 3 kilogram.

Tahun ini, BPH Migas berencana menetapkan tarif harga gas melalui jargas di 13 kabupaten/kota setelah sebelumnya secara kumulatif telah ditetapkan sebanyak 41 kabupaten/kota.

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa mengatakan untuk harga gas melalui Jargas sudah ada formula dalam bentuk Peraturan BPH Migas yang juga dilengkapi dengan dengar pendapat publik.

"Tidak ada margin juga, karena ini proyek APBN. Selama ini untuk rumah tangga dan pengusaha kecil, harga yang ditetapkan pasti di bawah harga pasaran LPG 3 kg," tuturnya kepada Bisnis, Senin (4/2/2019).

Terkait terbitnya Peraturan Presiden No.6/2019 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Gas bumi melalui Jaringan Transmisi dan/atau Distribusi Gas Bumi Untuk Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil, Fanshurullah mengaku pihaknya tidak perlu menyusun kebijakan tambahan.

Pihaknya pun menampik penetapan formula harga gas melalui Jargas memerlukan formula baru. Tahun lalu, Jargas yang dibangun  sebanyak 89.906 SR di 18 lokasi yakni Lhokseumawe (2.000 SR), Deli Serdang (5.560 SR), Medan (5.656 SR), Palembang (4.315 SR), Prabumulih (6.018 SR), Musi Rawas (5.182 SR), Serang (5.043 SR), Cirebon (3.503 SR), Bogor (5.120 SR), Sidoarjo (7.093 SR), Pasuruan (6.314 SR), Probolinggo (5.088 SR), Bontang (5.005 SR), Penajam Paser Utara (4.260 SR), Balikpapan (5.000 SR), Tarakan (4.695 SR), Samarinda (4.500 SR) serta Penukal Abab Lematang Ilir (5.375 SR).

Untuk tahun ini direncanakan sebanyak 78.216 SR jargas akan dibangun dengan menggunakan APBN. Sejak dibangun pertama kali pada 2009, total SR jargas yang terbangun dengan dana APBN  sebanyak 325.773 SR yang terdistribusi di 16 Provinsi, 40 Kabupaten/Kota.

 Selain itu, BPH Migas tahun ini juga merencakan melakukan penetapan tarif pengangkutan gas bumi memalui pipa sebanyak 8 ruas pipa dengan total panjang 446,21 kilometer yang semuanya dikelola oleh PT Pertamina Gas.

Sejauh ini peningkatan infrastruktur gas bumi terus digenjot. Hingga akhir 2018, panjang pipa bumi yang terbangun sepanjan 13.841 Km, atau melebihi target sepanjang 11.226 Km. Panjang pipa gas bumi tersebut terbagi atas, ruang transmisi sepanjang 5.153,4 Km, dedicated hilir sepanjang 5.789,24 Km, pipa Jargas sepanjang 2.898,13 Km.

PT Pertamina Gas tercatat sebagai badan usaha yang paling banyak mengerjakan ruas transmisi dengan kontribusi sebesar 2.680,75 Km, sementara PT PGN Tbk. paling rajin mengerjakan pipa dedicated hilir dengan panjang 5.194,71 Km.

Tag : lpg
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top