KABAR PASAR 30 OKTOBER: Menanti Jawaban dari KNKT, Penyampaian SPT Baru 69,03%

Berita terkait kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 serta realisasi kepatuhan formal wajib pajak menjadi sorotan media massa hari ini, Selasa (30/10/2018).
Renat Sofie Andriani | 30 Oktober 2018 08:19 WIB
Foto serpihan pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT-610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di laut utara Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018). - ANTARA/HO/Pertamina

Bisnis.com, JAKARTA – Berita terkait kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 serta realisasi kepatuhan formal wajib pajak menjadi sorotan media massa hari ini, Selasa (30/10/2018).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

Sudah Cukup Lion! Mata Betmiati berkaca-kaca setelah mengetahui salah satu keponakannya Xherdan Fachridzi yang berusia 4 tahun dan ayahnya Wahyu Alldila 32 tahun, menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat pada Senin (29/10). (Bisnis Indonesia)

Menanti Jawaban dari KNKT. Kemarin pagi, dunia penerbangan Indonesia alami “setback”. Musibah kecelakaan pesawat terjadi tanpa diduga. Padahal, tingkat keselamatan dan keamanan penerbangan di Indonesia baru saja mendapatkan acungan jempol pada tahun ini. (Bisnis Indonesia)

Penerbitan Produk Anyar Melempem. Sejumlah manajer investasi mengerem penerbitan produk reksa dana baru sepanjang Oktober 2018 seiring dengan kondisi pasar yang belum kondusif dan minimnya permintaan produk baru oleh investor. (Bisnis Indonesia)

Penyampaian SPT Baru 69,03%. Realisasi kepatuhan formal wajib pajak (WP) diprediksi tak seatraktif kepatuhan materiel WP yang bisa diukur dari pertumbuhan penerimaan pajak yang per September 2018 tumbuh 16,5%. (Bisnis Indonesia)

Kinerja Korporasi Raksasa Tetap Perkasa. Rupiah boleh saja anjlok dan pasar saham ajrut-ajrutan. Toh, kinerja emiten saham dengan kapitalisasi pasar besar, bahasa kerennya big caps, tetap perkasa dan tahan banting. (Kontan)

2019, Saat Tepat untuk Investasi. Tahun 2019 merupakan saat yang tepat untuk berinvestasi baik investasi langsung maupun portofolio di Indonesia meski dibayangi ketidakpastian global, seperti adanya ekspektasi kenaikan bunga acuan Fed Fund Rate (FFR), intensitas perang dagang, dan krisis di beberapa emerging market. (Investor Daily)

 

Tag : pajak, lion air
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top