Pebisnis Slowakia Tunjukkan Minat Berbisnis dengan Indonesia

Dalam rangka meningkatkan hubungan ekonomi dan bisnis antara Indonesia dan Slowakia, KBRI Bratislava menyelenggarakan seminar bertema “Doing Business in Remarkable Indonesia: Opportunities for Slovak Enterprises”.
Andhina Wulandari | 29 September 2018 07:25 WIB
Para pebisnis Slowakia dan perwakilan bisnis Indonesia di Eropa berfoto bersama usai seminarDoing Business in Remarkable Indonesia: Opportunities for Slovak Enterprises di Kosice, Slowakia, Jumat (28/9). - Dok. KBRI Bratislava

Bisnis.com, BRATISLAVA -- Dalam rangka meningkatkan hubungan ekonomi dan bisnis antara Indonesia dan Slowakia, KBRI Bratislava menyelenggarakan seminar bertema “Doing Business in Remarkable Indonesia: Opportunities for Slovak Enterprises”.

Dalam keterangan resmi KBRI Bratislava, Jumat (28/9/2018), seminar tersebut diadakan di Kota Kosice, pada 25 September 2018. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara KBRI Bratislava dengan Kosice Regional Chamber dan EU – Indonesia Business Network (EIBN).

Pemilihan Kosice yang berjarak 401 kilometer (km) dari Bratislava adalah karena Kosice merupakan kota kedua tebesar di Slowakia dan menjadi pusat bisnis di wilayah timur negara tersebut.

Seminar ini dihadiri oleh lebih dari 30 pengusaha di bagian Timur Slowakia dan dibuka oleh Duta Besar (Dubes) RI di Bratislava Adiyatwidi Adiwoso.

Adapun narasumber seminar adalah Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di Budapest; Wakil Kepala Indonesian Investment Promotion Center di London; Wakil Kepala Perwakilan Bank Indonesia di London; dan outreach manager EIBN yang berada di Paris.

“Seminar ini diharapkan dapat memberikan update kepada para pebisnis Slowakia mengenai makro ekonomi, perdagangan, dan investasi di Indonesia sehingga para peserta mendapatkan pemahaman baru mengenai peluang bisnis dan investasi di Indonesia,” papar Dubes Adiyatwidi.

Dia menambahkan bahwa hubungan ekonomi Indonesia-Slowakia bersifat komplementer, di mana Slowakia membutuhkan komoditas dari Indonesia sedangkan Indonesia dapat memanfaatkan keunggulan teknologi dan permodalan yang dimiliki Slowakia.

Adiyatwidi juga menyebutkan semakin meningkatnya kunjungan pebisnis Indonesia ke Slowakia pada satu tahun terakhir, antara lain Asosiasi Kopi Spesialti Indonesia, distributor produk Indonesia yang ada di Eropa, kelompok perusahaan furniture dari Solo, dan pengusaha pariwisata.

Selain itu, akan ada 22 pebisnis Slowakia yang berkunjung ke Indonesia pada 12 Oktober 2018 untuk mengikuti forum bisnis di Jakarta. Para pebisnis Slowakia tersebut merupakan bagian delegasi Wakil Perdana Menteri/Menteri Keuangan Slowakia Peter Kazimir yang akan menghadiri pertemuan tahunan IMF-World Bank Annual Meeting 2018 di Bali.

Adiyatwidi juga mendorong partisipasi para pebisnis dari kawasan timur Slowakia pada Trade Expo Indonesia (TEI) 2018.

Sementara itu, Ketua KADIN Provinsi Kosice Monika Kociova menyampaikan apresiasi kepada KBRI Bratislava dan EIBN sehingga kegiatan seminar dapat terlaksana di bagian timur Slowakia. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan dan hasil pertemuan Dubes RI dengan KADIN Kosice pada akhir Juni 2018.

Dia menilai hubungan ekonomi kedua negara semakin berkembang. Kehadiran para narasumber yang mewakili berbagai unsur akan memberikan pemahaman baru mengenai Indonesia berikut berbagai peluang bisnis yang ada.

Para pebisnis yang berpartipasi turut menyampaikan apresiasi yang tinggi atas penyelenggaraan kegiatan seminar. Mereka sangat antusias dan berdiskusi lebih intens dengan nara sumber mengingat hampir sebagian besar peserta belum mengetahui perkembangan ekonomi dan peluang bisnis di Indonesia.

Beberapa pebisnis menyampaikan keinginan untuk mendalami peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan dan mempertimbangkan untuk mengikuti TEI 2018.

Beberapa bidang dan sektor kerja sama ekonomi yang dapat dikembangkan dengan pebisnis Slowakia antara lain: energi; engineering; komoditas (kopi, teh, coklat, rempah-rempah); pariwisata; pengolahan hasil hutan; pengolahan dan sertifikasi makanan dan minuman; pertanian; teknologi informasi; industri kreatif komponen otomotif; usaha kecil menengah; dan investasi di sektor hotel, restoran, pariwisata.

Adapun para pebisnis yang hadir dalam seminar tersebut berasal dari berbagai latar belakang sektor usaha, antara lain: teknologi informasi; properti; manufaktur; industri pupuk; makanan; energi; industri pendukung kereta api; tekstil; baja; otomotif; permesinan; media; pariwisata; arsitektur; dan akunting.

Tag : RI-Slowakia
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top