DIVESTASI 51% SAHAM FREEPORT, Ini Penjelasan Soal Perjanjian Jual Beli (SPA)

PT Inalum (Persero), Freeport-McMoRan Inc., dan Rio Tinto akan meneken perjanjian jual beli (sales purchase agreement/SPA) pada hari ini (27/9/2018).
Sepudin Zuhri | 27 September 2018 11:55 WIB
Menteri ESDM Ignasius Jonan (dari kiri), Menkeu Sri Mulyani Indrawati, CEO Freeport McMoran Richard Adkerson, Dirut PT Indonesia Asahan Alumnium (Inalum) Budi Gunadi Sadikin, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri LHK Siti Nurbaya, berbincang di sela-sela penandatanganan pokok-pokok kesepakatan divestasi saham Freeport Indonesia, di Jakarta, Kamis (12/7). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - PT Inalum (Persero), Freeport-McMoRan Inc., dan Rio Tinto akan meneken perjanjian jual beli (sales purchase agreement/SPA) pada hari ini (27/9/2018).

Perjanjian jual beli saham ini sebagai tindak lanjut atas kesepakatan sebelumnya, yaitu perjanjian pendahuluan (head of agreement/HoA) yang diteken pada 7 Juli 2018.

Pada saat penandatanganan HoA, seluruh pihak sepakat nilai saham divestasi PT Freeport Indonesia yang mencapai US$3,85 miliar.

Nilai US$3,85 miliar yang telah disepakati terbagi atas US$3,5 miliar untuk hak partisipasi (participating interest/PI) Rio Tinto sebesar 40% saham di Freeport Indonesia dan US$350 juta untuk 5,6% saham (setelah terdilusi) PT Indocopper Investama yang seluruh sahamnya dimiliki Freeport-McMoRan Inc.

Jika disetarakan menjadi saham, harga PI Rio Tinto lebih mahal dari harga saham Indocopper Investama. Jika mengacu pada harga yang disepakati untuk 5,6% saham Indocopper Investama, 100% saham Freeport Indonesia senilai US$6,25 miliar.

Lalu apa itu SPA? Perjanjian penjualan dan pembelian (SPA) merupakan kontrak hukum yang mewajibkan pembeli untuk membeli dan penjual untuk menjual produk atau layanan.

SPA sudah biasa dilakukan dalam bisnis. Kesepakatan itu dilakukan oleh kedua belah pihak sebelum menutup kesepakatan atau pembayaran.

Pihak Inalum sebagai pembeli saham, sedangkan Freeport dan Rio Tinto sebagai pihak penjual saham.

SPA berfungsi sebagai dasar untuk transaksi yang terjadi, menyediakan kerangka kerja untuk bagaimana transaksi akan dilanjutkan, apa yang termasuk dalam transaksi dan, jika perlu, apa yang dikecualikan dari penjualan.

Hal ini memungkinkan pembeli dan penjual aset tertentu untuk bernegosiasi, dan akhirnya menyetujui, harga yang pantas. Meskipun tidak diwajibkan untuk setiap transaksi, SPA sering digunakan untuk pembelian besar tunggal atau pembelian berkala dalam jumlah waktu tertentu.

Setelah SPA diteken, tahap selanjutnya adalah menuntaskan pembayaran (financial close). Pihak pembeli (Inalum) membayar US$3,85 miliar kepada Rio Rinto dan Freeport-McMoRan Inc. Penuntasan pembayaran dilakukan setelah penandatanganan SPA. Pada saat penandatanganan financial close biasanya ada pihak pemberi pinjaman (perbankan) yang hadir untuk ikut menandatangani kesepakatan tersebut.

Tag : freeport indonesia
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top