DIVESTASI 51% SAHAM FREEPORT, Sejak 3 Bulan HoA Diteken, Kini Masuk Tahap Penandatanganan SPA

Setelah kesepakatan pendahuluan (head of agreement/HoA) antara Pemerintah Indonesia, PT Inalum (Persero), Freeport-McMoRan Inc., dan Rio Tinto diteken pada 7 Juli 2018, hari ini akan dilanjutkan ke tahap berikuitnya berupa perjanjian jual beli (sales and purchse agreement/SPA).
Sepudin Zuhri | 27 September 2018 11:36 WIB
Dirut PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Budi Gunadi Sadikin (kanan) berjabat tangan dengan Chief Executive Officer Freeport McMoRan, Richard Adkerson, di sela-sela penandatanganan nota pendahuluan (head of agreement/HoA), di Jakarta, Kamis (12/3/2018). - Reuters/Darren Whiteside

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah kesepakatan pendahuluan (head of agreement/HoA) antara Pemerintah Indonesia, PT Inalum (Persero), Freeport-McMoRan Inc., dan Rio Tinto diteken pada 7 Juli 2018, hari ini akan dilanjutkan ke tahap berikuitnya berupa perjanjian jual beli (sales and purchase agreement/SPA) saham.

Setelah 2 bulan lebih sejak penandatanganan HoA, proses divestasi 51% saham Freeport Indonesia memasuki tahap selanjutnya, yaitu SPA. Rencananya, penandatanganan tersebut dilakukan di Kementerian ESDM, pukul 16.00 WIB, Kamis (27/9/2018).

Pemerintah Indonesia melalui PT Inalum (Persero) telah menyepakati nilai saham divestasi PT Freeport Indonesia yang mencapai US$3,85 miliar.

Untuk mencapai tahap HoA juga butuh waktu cukup lama. Perjalanan perjanjian Freeport dan Inalum berjalan cukup alot, hingga lebih dari 1 tahun.

Setelah proses perundingan yang berjalan lebih dari 1 tahun, pihak Indonesia yang diwakili Indonesia AsahanAluminium (Inalum) sepakat terkait denganharga divestasi tersebut.

Nilai US$3,85 miliar yang telah disepakati terbagi atas US$3,5 miliar untuk hak partisipasi (participating interest/PI) Rio Tinto sebesar 40% saham di Freeport Indonesia dan US$350 juta untuk 5,6% saham (setelah terdilusi) PT Indocopper Investama yang seluruh sahamnya dimiliki Freeport-McMoRan Inc.

Jika disetarakan menjadi saham, harga PI Rio Tinto lebih mahal dari harga saham Indocopper Investama. Jika mengacu pada harga yang disepakati untuk 5,6% saham Indocopper Investama, 100% saham Freeport Indonesia senilai US$6,25 miliar.

Berdasarkan informasi dari Inalum, proses negosiasi berjalan tiga tahap. Pertama, Inalum negosiasi dengan Rio Tinto soal harga 40% hak partisipasi perusahaan itu. Setelah disepakati harga US$3,5miliar,  Inalum membayar tunai kepada Rio Tinto.

Tahap kedua, Inalum bernegosiasi dengan Freeport-McMoRan untuk melakukan penerbitan sahambaru (right issue) sehingga 40% hakpartisipasi Rio Tinto bisa dikonversi menjadi saham di Freeport.

Tahap ketiga, Inalum harus bernegosiasi untuk mengambil alih Indocopper sehingga total kepemilikan sahamInalum 51,23%.

Tag : freeport indonesia
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top