Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

WEGE Bangun 8 Kelas Dalam Sehari di Lombok

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (kode emiten WEGE) membangun delapan ruang kelas yang diperuntukkan bagi korban bencana alam gempa bumi di Lombok hanya dalam kurun waktu satu hari.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 29 Agustus 2018  |  16:31 WIB
Presiden Direktur PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) Nariman Prasetyo memberikan penjelasan mengenai kinerja perusahaan saat berkunjung ke kantor redaksi Bisnis Indonesia Tbk di Jakarta, Rabu (29/8/2018)./JIBI/Bisnis - Dedi Gunawan
Presiden Direktur PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) Nariman Prasetyo memberikan penjelasan mengenai kinerja perusahaan saat berkunjung ke kantor redaksi Bisnis Indonesia Tbk di Jakarta, Rabu (29/8/2018)./JIBI/Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (kode emiten WEGE) membangun delapan ruang kelas yang diperuntukkan bagi korban bencana alam gempa bumi di Lombok hanya dalam kurun waktu satu hari.

Direktur Utama PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Nariman Prasetya mengatakan pembangunan tersebut merupakan bentuk respon tanggap cepat perusahaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa.

"Kami hari Senin lalu datang, dan sekarang sudah terpasang, buat 8 ruang kelas untuk satu sekolah dalam kurun waktu sehari," ujar Nariman dalam kunjungannya ke Bisnis Indonesia, Rabu (29/8/2018).

Nariman menargetkan akan membangun 100 ruang kelas baru di Lombok hanya dalam kurun waktu dua minggu.

Ia menegaskan walaupun pembangunan dilakukan dalam waktu yang cepat, umur dan kualitas bangunan kokoh dan dapat bertahan lebih dari dua tahun.

Sebagai informasi, perusahaan dengan kode saham WEGE tersebut telah merealisasikan 76% kontrak baru dari yang ditargetkan pada 2018.

WEGE telah mengantongi kontrak baru Rp5,98 triliun sampai dengan Juli 2018, seperti Tamansari Emerland Surabaya Rp541,5 miliar, Gedung Serbaguna WIKA Satrian Gadog Rp8,78 miliar, Infrastruktur Assistent Center SDM Siber & Sandi Negara Rp183,63 miliar, dan Rusun Banten DKI Jakarta—Jabar Rp137,63 miliar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa lombok Wika Gedung
Editor : M. Rochmad Purboyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top