Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Genjot Kualitas Audit

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus berusaha meningkatkan kualitas audit terutama dari kantor akuntan publik (KAP).
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 31 Juli 2018  |  00:43 WIB
Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) - beritajakarta.com
Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) - beritajakarta.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus berusaha meningkatkan kualitas audit terutama dari kantor akuntan publik (KAP).

Kemenkeu akan membahas upaya tersebut saat acara "ASEAN Audit Regulators Group (AARG) Inspection Workshop 2018" pada 31 Juli--2 Agustus 2018.

Kepala Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) Kemenkeu, Langgeng Subur, mengatakan audit berkualitas penting untuk menjaga kepercayaan dan iklim investasi setiap negara. Hal ini diungkapkannya dalam temu media di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (30/7/2018).

Langgeng mengatakan AARG 2018 akan membahas mengenai pentingnya mendorong inovasi dalam meningkatkan kualitas audit terutama dalam menghadapi tantangan teknologi.

AARG 2018 merupakan kegiatan tahunan bagi regulator akuntan publik di ASEAN dan sekitarnya untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait pembinaan pengawasan akuntan publik.

"AARG merupakan forum tempat bertemunya regulator yang diharapkan bisa berbagi cara melakukan pengawasan terhadap akuntan publik yang efektif. Ketika kualitas audit meningkat, laporan keuangan yang diaudit juga meningkat," ungkapnya.

Langgeng mengatakan peningkatan kualitas audit sangatlah penting karena audit yang berkualitas dapat menjaga kepercayaan, iklim investasi yang sehat dan transparansi ekonomi di setiap negara.

Selain itu, menurutnya, kualitas audit yang handal dapat mendorong pengambilan keputusan bagi pelaku usaha, pemerintah dan stakeholders lain. Lokakarya ini juga diharapkan dapat menjawab tantangan teknologi mendorong pentingnya inovasi dan inisiatif dalam meningkatkan kualitas audit.

Lokakarya tersebut akan diikuti oleh regulator akuntan publik 12 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Laos, Kamboja, Jepang, Hongkong, Sri Lanka, Pakistan, dan Mauritius.

Agenda tersebut diharapkan mampu menjadi sarana dialog regulator dan kantor akuntan publik tentang tantangan yang dihadapi dalam menjaga kualitas audit. Langgeng berharap kegiatan ini dapat menciptakan sinergi antara unsur-unsur pendukung kualitas audit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

audit
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top