Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ban Kendaraan Listrik, Begini Kata Hankook

PT Hankook Tire Indonesia menyatakan perusahaannya akan terlibat dalam pengembangan ban khusus untuk kendaraan listrik.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 16 Juli 2018  |  01:12 WIB
Ban Kendaraan Listrik, Begini Kata Hankook
Pabrik bank Hankook Tire di Jiaxing, Zhejiang, China. - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, CIKARANG – PT Hankook Tire Indonesia menyatakan perusahaannya akan terlibat dalam pengembangan ban khusus untuk kendaraan listrik.

Park Byoung Jun, GM Coorporate Management Team Hankook Tire, menuturkan pihaknya terus mengembangkan ban untuk beragam spesifikasi. Akan tetapi untuk kendaraan listrik, Hankook belum menyiapkan ban khusus.

"Ban memiliki beragam spefikasi, saya bukan teknisi, tapi di masa depan tentu kita akan memiliki ban khusus untuk kendaraan listrik," kata Park.

Pusat riset dan pengembangan produk Hankook berada di Korea Selatan. Saat ini belum ada informasi resmi terkait ban kendaraan listrik. "Saat ini kami belum memiliki informasi ini, jika telah ada akan dijelaskan oleh pusat RND kami," katanya.

Secara global, Hankook memproduksi 110 juta ban per tahun. Dari jumlah ini pabrik di China memasok 29,5%, Geumsan (21%), Daejon (19%), kedua di Korsel, lalu Hongaria (16%), Indonesia (10%), dan AS (4%).

Hankook agresif memperluas bisnisnya. Pada awal Juli ini perusahaan mengakuisi 100% saham Reifen-Mueller, salah satu distributor ban terbesar di Jerman.

Pada Mei tahun ini juga perusahaan juga merampungkan akusisi perusahaan teknologi Model Solution Ltd senilai 68,6 miliar won. Ini melengkapi langkah perusahaan di mana akhir tahun lalu perusahaan mengakuisisi waralaba ritel Jay Tyres di Australia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hankook Hankook Tire
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top