Humpuss Siap Tambah Kapal Keruk

PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk siap menambah armada kapal keruk guna menggenjot bisnis pengerukan tahun ini. Perseroan berencana membeli dua unit kapal keruk sehingga melengkapi armada kapal keruk menjadi lima unit.
Rivki Maulana | 28 Mei 2018 21:46 WIB
Direktur Utama PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk. (HITS) Theo Lekatompessy (kiri), berdiskusi dengan Direktur Budi Haryono, di sela-sela RUPS di Jakarta (18/5). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk siap menambah armada kapal keruk guna menggenjot bisnis pengerukan tahun ini. Perseroan berencana membeli dua unit kapal keruk sehingga melengkapi armada kapal keruk menjadi lima unit.

Direktur Utama Humpuss Intermoda, Budi Haryono mengatakan satu unit kapal keruk diperkirakan dibanderol seharga US$10 juta sehingga untuk dua unit kapal perseroan siap merogoh kocek hingga US$20 juta. Secara keseluruhan, tahun ini Humpuss berniat membeli lima kapal dari beragam jenis, mulai dari kapal tanker hingga kapal pengangkut gas.

"Pengerukan adalah bisnis yang sedang kami seriusi. Kami akan beli kapal [keruk] yang lebih besar. Sekarang sudah ada tiga [unit]," jelasnya kepada Bisnis.com di Jakarta, Senin (28/5/2018).

Ketiga unit armada pengerukan Humpuss yang ada saat ini dibeli pada Oktober 2017 lalu. Jumlah tersebut terdiri dari kapal clamshell nbernama Dewi Arimbi dan dua unit hopper barge masing-masing bernama Baruna Antasena 1 dan Baruna Antesena 2.

Budi menuturkan, Humpuss mengincar pekerjaan perawatan alur pelabuhan di bisnis pengerukan. Beberapa proyek yang ditangani Humpuss berlokasi di Bali dan Jawa Timur. Perseroan selanjutnya mengincar proyek serupa di kota-kota di Jawa dan Kalimantan.

Dia optimistis, segmen ini akan mendulang pendapatan cukup signifikan karena perawatan alur pelabuhan bersifat rutin kendati durasi kontrak tidak sepanjang kontrak pengangkutan curah cair. Dalam laporan tahunan 2017, Humpuss berharap bisnis pengerukan bisa bisa menyumbang 15% terhadap total pendapatan perseroan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
humpuss

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top