Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indonesia Fair 2018 di Bangladesh Raup Transaksi US$279,19 Juta

Indonesia Fair 2018 yang diselenggarakan di Dhaka, Bangladesh, berhasil membukukan nilai transaksi hingga US$279,19 juta atau lebih dari Rp3,76 triliun.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 02 Mei 2018  |  20:09 WIB
Proses Pengerjaan Kereta untuk Bangladesh Railway di Workshop PT INKA (Persero). - inka.co.id
Proses Pengerjaan Kereta untuk Bangladesh Railway di Workshop PT INKA (Persero). - inka.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia Fair 2018 yang diselenggarakan di Dhaka, Bangladesh, berhasil membukukan nilai transaksi hingga US$279,19 juta atau lebih dari Rp3,76 triliun.

Kegiatan yang berlangsung pada 26-28 April itu merupakan kegiatan promosi pertama kali di Dhaka sekaligus menunjukkan Bangladesh dapat menjadi salah satu mitra dagang yang potensial bagi Indonesia.

Duta Besar RI untuk Bangladesh Rina P. Soemarno mengatakan Indonesia Fair 2018 diselenggarakan sebagai kegiatan promosi terpadu yang menggabungkan misi dagang, pertunjukan budaya, dan promosi pariwisata.

“Hasil yang dicapai pada Indonesia Fair 2018 di luar dugaan, bahwa produk perdagangan dan jasa Indonesia mendapatkan sambutan yang luar biasa dari masyarakat Bangladesh. Pencapaian ini merupakan awal yang baik bagi upaya penguatan kerja sama perdagangan Indonesia-Bangladesh," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (2/5/2018).

Adapun, misi dagang dipimpin oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Arlinda. Sementara itu, pertunjukan budaya dan promosi pariwisata diselenggarakan atas kerja sama antara KBRI Dhaka dan Kementerian Pariwisata serta Dhakabashi, salah satu lembaga seni di Bangladesh.

Indonesia Fair 2018 diawali dengan kegiatan Forum Bisnis dan Temu Bisnis dan Kementerian Perdagangan membawa 93 pelaku usaha dari 43 perusahaan.

Rina memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para pelaku usaha Indonesia yang ikut serta dalam pameran dagang di Indonesia Fair 2018. Dia berharap pelaku usaha nasional dapat memperluas jangkauan usahanya melihat potensi pasar Bangladesh yang begitu besar.

Arlinda menambahkan, keberhasilan misi dagang di Bangladesh membuktikan Bangladesh adalah mitra dagang yang sangat potensial bagi Indonesia, sehingga pasar Bangladesh perlu digarap dengan lebih serius.

Pasar yang sangat potensial khususnya adalah di sektor industri transportasi (kereta api, otomotif, dan suku cadang); komoditas unggulan seperti minyak sawit, rempah-rempah, kopi dan teh; serta produk lainnya seperti makanan dan minuman, fesyen, serta furnitur.

“Sebagai negara emerging market, Bangladesh memberikan peluang kerja sama perdagangan dan investasi yang sangat baik," imbuhnya.

Selain Forum Bisnis, Temu Bisnis, dan pameran dagang, berbagai program promosi budaya dan pariwisata juga dilaksanakan selama berlangsungnya Indonesia Fair 2018.

Para pengunjung pameran antara lain disuguhkan pergelaran tari-tarian tradisional Indonesia dari 6 provinsi, yaitu Sumatra Barat, Aceh, Kalimantan, Papua, Jakarta, dan Jawa Barat oleh tim kesenian KBRI Dhaka dan Dhakabashi.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perdagangan transaksi bangladesh pameran dagang
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top