Timah Properti Mulai Serah Terima Familia Urban

PT Timah Karya Persada Properti mulai melakukan proses serah terima perdana Familia Urban di Bekasi.
Anitana Widya Puspa | 28 April 2018 18:31 WIB
Teguh Suhanta,Manager Realti Familia Urban (empat dari kiri) memberikan miniatur rumah kepada pembeli sebagai simbolis serah terima perdana, di sela-sela acara gathering konsumen di Cluster Gayatri - Familia Urban, di Bekasi, Sabtu (28/4/2018) - Bisnis / Anitana Widya Puspa

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Timah Karya Persada Properti mulai melakukan proses serah terima perdana Familia Urban di Bekasi, Sabtu (28/4/2018).

Teguh Suhanta, Manajer Realti Familia Urban mengatakan serah terima yang dilakukan merupakan tahap pertama, dan setelah ini akan dilanjutkan dengan serah terima tahap berikutnya. Untuk serah terima tahap kedua dan selanjutnya, tentu akan disesuaikan dengan progress pembangunan yang ada.

Seperti diketahui PT Timah Karya Persada Properti (Timah Properti), saat ini tengah mengembangkan lahan seluas sekitar 176 Hektar, untuk kawasan hunian. Di lahan yang berada di daerah Mustika Sari Bekasi Timur ini, akan dibangun sebuah kawasan hunian yang banyak memiliki ruang terbuka hijau.

Dengan luas lahan total sebesar 176 ha, kawasan Familia Urban akan dikembangkan menjadi kawasan hunian terpadu yang banyakmemiliki ruang terbuka hijau, dimulai dengan tahap I seluas -/+15 Ha yang

terdiri dari Cluster Gayatri, Cluster Ganesha, Cluster Dharmawangsa, mulai type 36/72 sampai dengan type 90/120. Dalam konsep desainnya, kawasan ini akan dikembangkan dengan perbandingan antara bangunan dan ruang terbuka hijau, sebesar 60:40.

Teguh Suhanta menambahkan, Familia Urban akan mengorientasikan pedestrian sebagai system sirkulasi utama dalam perencanaan kawasan.

Andris Sayoga (Sales Manager Familia Urban) mengatakan dari beberapa tipe yang ada, perusahaan melihat bahwa konsumen sebagian besar memilih tipe 36/72 s/d type 45/90. Hunian type kecil ini memang cocok untuk keluarga muda, yang menjadi target market dari Familia Urban. Untuk saat ini, hunian di Familia Urban dipasarkan mulai harga Rp500 jutaan.

“Kami yakin, di harga ini akan mampu diserap pasar, baik itu end user maupun investor.Dari sisi investasi, harga hunian di Familia Urban ini telah meningkat sekitar 15% dari sejak awal dipasarkan pertengahan Februari tahun 2017 yang lalu,” ujarnya.

Pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah, khususnya sector transportasi diyakini memberikan dorongan terhadap sector properti di Bekasi Timur. Dengan beroperasinya sarana transportasi missal seperti LRT, Tol Becakayu, Elevetad Tol Jakarta Cikampek, akan membuat mobilitas kaum suburban di Bekasi sangat tinggi. Dampaknya, permintaan akan hunian juga akan turut meningkat.

Eko Budisantoso, Direktur Operasional Timah Properti mengatakan, 2018 – 2019 akan menjadi tahun emas bagi sector properti di Bekasi Timur.

Timah Properti, selain mengembangkan Familia Urban, saat ini juga mengembangkan kawasan hunian lain, yaitu Payon Ponca di Cireundeu, dekat lapangan terbang Pondok Cabe. Dengan memanfaatkan laha milik PT Timah Tbk.

Tag : properti
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top