Distribusi Bahan Pokok Akan Dilakukan Sebulan Jelang Puasa

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan pemerintah akan melakukan distribusi barang pokok sebulan sebelum puasa ke seluruh wilayah.
Rayful Mudassir | 18 April 2018 05:10 WIB
Pekerja memikul karung beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (19/1). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan pemerintah akan melakukan distribusi barang pokok sebulan sebelum puasa ke seluruh wilayah Indonesia.

"Bahan pokok akan didistribusikan satu bulan sebelum puasa ke seluruh daerah sesuai kebutuhannya secara bertahap sebagai antisipasi terhadap iklim dan hal-hal tak terduga lainnya," kata Oke Nurwan dalam keterangannya saat di Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (17/4/2018).

Selain itu, Oke mengatakan pemerintah juga telah mengeluarkan harga eceran tertinggi (HET) untuk komoditas beras, minyak goreng, gula, dan daging untuk mengontrol kenaikan harga.

"Khusus komoditas beras, seluruh pedagang beras di pasar tradisional diwajibkan menjual beras medium dan ritel modern wajib menjual beras premium sesuai dengan HET. Pemerintah juga siap mengisi stok beras medium di pasar tradisional jika terjadi kekurangan," ujar Oke.

Pada H-15 sebelum Lebaran, Kemendag juga akan menugaskan 200 pegawai turun langsung ke daerah yang berpotensi rawan guna memantau secara periodik agar dapat membuat langkah yang tepat dalam menjaga stabilitas harga bapok di setiap daerah.

Menurut Oke, langkah stabilisasi harga bahan pokok tersebut merupakan langkah Kemendag menjalankan arahan Presiden Joko Widodo pada rapat terbatas (Ratas) yang dilaksanakan Kamis (5/4/2018) lalu.

"Presiden Joko Widodo pada Ratas memberikan arahan kepada Kementerian Perdagangan untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga barang kebutuhan pokok (bapok) serta mengamakan transportasi untuk distribusi bahan pokok menjelang puasa dan Lebaran," katanya.

Tag : bahan pokok
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top