Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Impor Daging Sapi hanya Diizinkan untuk Paha Depan

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyebut izin impor daging sapi hanya akan diberikan untuk daging bagian paha depan untuk kebutuhan konsumsi masyarakat jelang puasa dan lebaran Idulfitri. i.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 29 Maret 2018  |  12:45 WIB
Pedagang daging sapi. - JIBI/Rachman
Pedagang daging sapi. - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyebut izin impor daging sapi hanya akan diberikan untuk daging bagian paha depan untuk kebutuhan konsumsi masyarakat jelang puasa dan lebaran Idulfitri. Dia mengaku daging paha depan lebih enak untuk konsumsi.

"Hanya diberikan izin untuk paha depan sejenis itu dengan daging beku seharga Rp80.000 per kilogram. Kalau tidak bisa, maka tidak saya keluarkan izin impornya," kata Enggar saat ditemui di Gedung Kemenko, Rabu (28/3/2018) malam.

Dirinya mengaku akan memanggil para importir daging sapi dalam waktu dekat. Pemanggilan tersebut akan dimanfaatkan untuk meminta komitmen menjual seharga yang telah ditetapkan pemerintah. Sementara untuk daging premium, pemerintah membebaskan penyesuain harga oleh pengusaha.

Rencananya pemerintah akan membuka keran impor sapi dari Brasil maupun Australia. Mendag menyebut rencana impor daging sapi dari Brazil masih dalam tahap pemeriksaan. Kementerian Pertanian sedang mengkaji tingkat kesehatan hewan hingga standarisasi halal.

Sementara itu rencana daging diimpor dari Australia juga menjadi opsi selanjutnya. Mendag mengaku pihaknya telah mengetahui standar harga impor dari Negara Kangguru tersebut. Sehingga diperkirakan hanya membutuhkan waktu sekitar dua pekan untuk menyelesaikan administrasinya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Bidang Pengolahan Makanan dan Industri Peternakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Juan Permata Adoe mengatakan stok sapi saat ini mencapai 130.000 ekor. Jumlah ini untuk kesiapan pada Mei dan Juni. 

Sementara untuk stok di kawasan Jabodetabek mencapai 90.000 ekor sehingga diyakini kebutuhan sapi akan tercukupi. Adapun dari segi daging, pemerintah juga telah memberikan Iain impor daging kerbau sebanyak 100.000 ton. 

"Kebutuhan dalam negeri sangat cukup karena kebutuhan saat lebaran sampai 60.000 ton dari segi jenis daging apapun dan dari produksi apapun. Harga dipisah pasti untuk daging beku sapi kerbau Rp80.000 per kilogram dan daging fresh child Rp90.000 - Rp105.000 per kilogram. Selebihnya premium," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

impor daging sapi
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top