Pasar Ekspor Lantai Granit Lebih Menjanjikan

PT. Asri Pancawarna membidik target ekspor lantai granit bisa tumbuh 20% selama beberapa tahun mendatang, meski hingga kini realisasinya belum seperti yang diharapkan.
Anitana Widya Puspa | 20 Maret 2018 16:12 WIB
Ilustrasi - Indogress

Bisnis.com, JAKARTA— PT. Asri Pancawarna membidik target ekspor lantai granit bisa tumbuh 20% selama beberapa tahun mendatang, meski hingga kini realisasinya belum seperti yang diharapkan.

Presiden Direktur PT Asri Pancawarna John suhanto mengatakan pasar ekspor perusahaan kini utamanya ke negara Argentina, Jepang, Korea Selatan, dan Thailand. Produk-produk keramik berukuran 60x60 dan 60x80 merupakan yang paling banyak diserap pasar ekspor.

“Misalkan di Thailand, harga milik kita lebih kompetitif. Produksi di dalam negeri sana lebih mahal. Teknologi produksi kita juga tidak kalah maju dan desain variatif,” katanya kepada Bisnis akhir pekan lalu.

Sementara untuk pasar dalam negeri, industri ini  masih mengalami persaingan dengan impor dari China yang harganya jauh lebih murah US$4 -- US$ 5 per meter perseginya tetapi kualitasnya diragukan. Dia membandingkan harga pasaran untuk ukuran 60x60 adalah sebesar Rp100.000 per meter perseginya.

Adapun hingga kini, perusahaan rata-rata berhasil menjual sekitar 3 juta meter persegi per tahun untuk produk Indogress.

Tahun lalu, kata dia kurang bergairahnya properti menyebabkan penjualan yang ikut melambat kendati masih dikatakan stabil. Tahun ini dia memperkirakan laju penjualan juga tak akan berbeda jauh dengan tahun sebelumnya.

John menyebut perkembangan trend tile (keramik) dalam negeri juga telah memasuki tahapan baru. Kini trend keramik tidak lagi menggunakan ukuran 60/60 cm melainkan sudah ukuran 100/100cm karena untuk industri properti lebih mengesankan mewah, dan menyerupai batu marmer alam. Produk Indogress dengan ukuran 100 x 100 pun sudah mulai diproduksi massal dan tersedia di pasar.

Tipe-tipe ukuran 100 x 100 di antaranya Topaz, Crystal White, Bianco Perlato dan Grigio Perlato yang merupakan motif primadona yang telah banyak digunakan di berbagai properti terkenal seperti Citra Grand Cibubur, Summarecon Mall Bekasidan Level 21 Mall Denpasar Bali.

John menambahkan, saat ini di pasar sudah cukup banyak produk tile ukuran slab besar hingga 160 x 320, tetapi Indogress memilih untuk lebih konservatif mempertimbangkan kesiapan pasar khususnya dalam hal pemasangannya.

"Semakin besar ukuran tile tentuakan semakin tinggi juga tingkat kesulitan handling, pemasangan dan biayanya,” katanya.

Tag : ubin keramik
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top