Ganjil Genap Pintu Tol Bekasi : Proses Pengiriman Barang Melambat

Kecepatan itu adalah satu karakter layanannya, apalagi kalau ada perusahaan yang kendaraannya terbatas, misal hanya genap saja atau hanya ganjil saja, tentunya akan memperlambat proses pengiriman.
Dewi Aminatuz Zuhriyah | 14 Maret 2018 11:09 WIB
Sejumlah Polisi dan Dishub mengarahkan kendaraan roda empat berplat nomor ganjil berputar balik keluar dari gerbang tol Bekasi Barat 1 di Bekasi, Jawa Barat, Senin (12/3). Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) memberlakukan sistem ganjil genap di pintu tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur arah Jakarta mulai Senin (12/3) pukul 06.00 - 09.00 WIB setiap hari Senin -Jumat. ANTARA FOTO - Widodo S Jusuf

Bisnis.com, JAKARTA-- Kebijakan pembatasan jam operasional truk atau angkutan barang golongan III, IV dan V, kebijakan ganjil genap kendaraan pribadi, serta pemberlakuan lajur khusus bus di jalan tol Jakarta-- Cikampek sudah berjalan tiga hari.

Meski terlihat lancar, bagi pengusaha jasa kurir adanya kebijakan itu berdampak pada proses pengiriman barang. Ketua Asperindo, M. Feriadi, menuturkan, pada dasarnya kebijakan ini tetap akan berpengaruh karena bagi perusahaan jasa pengiriman.

"Kecepatan itu adalah satu karakter layanannya, apalagi kalau ada perusahaan yang kendaraannya terbatas, misal hanya genap saja atau hanya ganjil saja, tentunya akan memperlambat proses pengiriman," kata Feriadi kepada Bisnis, Rabu (14/3/2018).

Sementara itu, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Kyatmaja Lookman mengaku sejauh ini belum ada anggota Aptrindo yang mengeluhkan atau complain atas kebijakan tersebut.

Namun dia menuturkan adanya kebijakan tersebut membuat waktu tempuh angkutan barang menjadi semakin lama.

"Karena jam 6 semua truk diminggirkan. Jadi sebelum itu harus lewat japek [Jakarta-- Cikampek], kira-kira 2 sampai 3 jam waktu tempuh. Jadi total dampak pelarangan sebenarnya 6 jam-an," kata Kyatmaja.

Tag : ganjil genap
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top