Berbenah, Bandara Syamsudin Noor akan Usung Konsep Aero City

Pemerintah bakal mengembangkan Bandara Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dengan konsep Aero City.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 22 Februari 2018  |  09:33 WIB
Berbenah, Bandara Syamsudin Noor akan Usung Konsep Aero City
Ilustrasi - Pesawat udara lepas landas di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (13/6). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah bakal mengembangkan Bandara Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dengan konsep Aero City. Konsep tersebut mengintegrasikan pengembangan kota dengan bandara sebagai pengungkit utama dengan target 20 juta penumpang per tahun.

Hal itu dilakukan karena untuk mengembangkan Kawasan Perkotaan Metropolitan Banjarmasin--Banjarbaru--Banjar-Barito Kuala--Tanah Laut (Banjarbakul) yang ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN) dalam Peraturan Pemerintah No.13/2017 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN).

“Pemerintah daerah diharapkan dapat berperan penuh dalam pengembangan Kawasan Aero City Syamsuddin Noor, mengendalikan dan memegang penuh kendali dalam pengaturan pembangunan di kawasan tersebut,” ujar Direktur Penataan Kawasan Agus Sutanto dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (22/2/2017).

Dia menyebutkan tantangan umum yang dihadapi dalam pengembangan kota baru adalah aspek pertanahan. Pengembang swasta hampir selalu berhasil dalam mengembangkan kawasan baru karena memiliki kemampuan dalam mengakuisisi dan mengonsolidasi tanah.

“Kunci keberhasilan pengembangan Kawasan Aero City Syamsudin Noor adalah bagaimana pemerintah bisa melakukan konsolidasi tanah dalam upaya perwujudan kawasan,” tambahnya.

Dia menjelaskan untuk mengembangkan kota dengan tata kelola yang baik diperlukan kerja sama dari berbagai pihak. Perkembangan kota yang tidak terkelola dengan baik akan cenderung mengakibatkan berbagai persoalan turunan.

Persoalan-persoalan itu di antaranya kemacetan lalu lintas, tumbuhnya kawasan-kawasan kumuh perkotaan, dan kualitas kesejahteraan masyarakat yang rendah. “Kolaborasi yang efektif antara semua pihak mutlak diperlukan,” tegas Agus.

Wali Kota Banjarbaru Nadjami Adhani mengatakan, pengembangan kota dengan konsep aero city diharapkan dapat meningkatkan daya saing wilayah, mendukung pengembangan meeting, incentive, conference and exhibtion (MICE) di Provinsi Kalimantan Selatan, menarik minat investor, dan penyediaan lapangan kerja.

“Kami inginkan bandara ini memiliki nilai ungkit sebagai pembangkit dengan kawasan sekitarnya,” tambahnya.

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top