Pappkindo Kaji Ongkos RA Masuk dalam Biaya Pengiriman

Perkumpulan Perusahaan Pemeriksa Keamanan Kargo dan Pos Indonesia (Pappkindo) memiliki wacana akan menyatukan biaya Regulated Agent (RA) ke dalam ongkos pengiriman barang.
Jaffry Prabu Prakoso | 14 Februari 2018 16:08 WIB
Ilustrasi. - Bisnis

JAKARTA – Perkumpulan Perusahaan Pemeriksa Keamanan Kargo dan Pos Indonesia (Pappkindo) memiliki wacana akan menyatukan biaya Regulated Agent (RA) ke dalam ongkos pengiriman barang.

Ketua Pappkindo Andrianto Soedjarwo mengatakan penyatuan harga dilakukan sebagai salah satu cara agar bisa selaras dengan kinerja maskapai penerbangan.

Menurutnya cara ini bisa diterapkan untuk maskapai domestik tetapi belum untuk internasional. “Penerbangan Internasional agak panjang. Karena mereka rata-rata sudah menggunakan TraitmenIATA [International Air Transport AssociationCASS [Cargo Account Settlement Systems] Link,” katanya, Rabu (14/2/2018).

Andri menambahkan IATA CASSLink sudah membagi ke masing-masing maskapai. Kendalanya yang dihadapi asosiasi adalah pada waktu. Pembayaran menggunakan sistem tersebut baru dicairkan kepada agen inspeksi setelah 45-60 hari.

Sebelumnya peneliti menilai seharusnya pengusaha jasa kurir tidak lagi dibebankan biaya pemeriksaan karena sudah membayar ongkos pengiriman barang. Seperti di Singapura, pengusaha sudah tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk pemeriksaan barang.

Andri mengakui ada negara yang secara langsung memasukkan biaya RA dalam satu biaya. Akan tetapi ada juga yang melakukannya secara terpisah di Eropa.

Di eropa itu juga ada dan independen. Biaya ini bukan komponen dari freight. Memang biaya tidak tercantum all in,” tutupnya.

 

Tag : Regulated Agent
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top