Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Miris, TKI Banyak Terserap di Sektor Berkeahlian Rendah

Penempatan tenaga kerja Indonesia pada 2017 mengalami kenaikan hingga 27.369 orang.
Kurniawan A. Wicaksono
Kurniawan A. Wicaksono - Bisnis.com 30 Januari 2018  |  16:41 WIB
Ilustrasi - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (kanan) sedang mengurus pembuatan Kartu Pekerja Indonesia-Malaysia (KPIM) di gerai KPIM dalam kegiatan Pesta Rakyat BRI di Taman Tasik Titiwangsa Kuala Lumpur, Minggu (24/9 - 2017). Bisnis/Sri Mas Sari
Ilustrasi - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (kanan) sedang mengurus pembuatan Kartu Pekerja Indonesia-Malaysia (KPIM) di gerai KPIM dalam kegiatan Pesta Rakyat BRI di Taman Tasik Titiwangsa Kuala Lumpur, Minggu (24/9 - 2017). Bisnis/Sri Mas Sari

Bisnis.com, JAKARTA – Penempatan tenaga kerja Indonesia pada 2017 mengalami kenaikan hingga 27.369 orang. Ironisnya, kenaikan itu teralokasi di sektor informal atau di bidang pekerjaan yang berkeahlian rendah. Padahal, pemerintah mengklaim terus meningkatkan TKI berkeahlian khusus agar dapat diserap di sektor formal.

Berdasarkan data Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), yang dikutip Bisnis.com pada Selasa (30/1/2018), jumlah penempatan TKI pada 2017 sebanyak 261.820 orang, naik hingga 27.369 orang atau 11,7% dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebanyak 234.451 orang.

Sayangnya, komposisi untuk sektor formal pada tahun lalu hanya mencapai 118.830 orang, turun hingga 6.346 orang atau sekitar 5,1% dibandingkan dengan posisi pada akhir 2016 sebanyak 125.178 orang.

Sementara itu, sektor informal justru mengalami kenaikan 33.715 atau 30,8% dari posisi akhir 2016 sebanyak 109.275 orang menjadi 142.990 orang. Dengan demikian, porsi sektor formal pada tahun lalu justru lebih tinggi (55%) daripada sektor informal (45%).

Jika menilik dari kelompok lapangan usahanya, penurunan terbanyak ada pada industri pengolahan dari posisi 53.641 orang pada 2016 menjadi 50.679 orang pada tahun lalu. Artinya, ada penurunan hingga 2.962 orang atau sekitar 5,5%.

 

SEKTOR USAHA20162017SelisihPersentase

Selisih (%)

Angkutan Pergudangan dan Komunikasi69590921430,8
Perdagangan Besar, Eceran serta Rumah Makan dan Hotel6.8236.858350,5
Pertambangan dan Penggalian167440273163,5
Bangunan9.4399.047-392-4,2
Kegiatan yang belum jelas batasannya1.2065.0753.869320,8
Pertanian, Peternakan, Kehutanan, Perburuan dan Perikanan35.35135.4871360,4
Keuangan, Asuransi, Usaha persewaan bangunan dan tanah157122-35-22,3
Industri Pengolahan53.64150.679-2.962-5,5
Listrik,Gas dan Air126475349277,0
Jasa Kemasyarakatan, Sosial, dan Perorangan126.846152.728  25.88220,4
TOTAL234.451261.82027.36911,7

Sumber: BNP2TKI, 2018

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

TKI formal bnp2tki sektor informal
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top