Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tahun Ini 185.000 Ha Sawit akan Replanting

Sebanyak 185.000 hektare perkebunan kelapa sawit swadaya akan melakukan replanting atau penanaman kembali pada tahun ini. Namun, petani masih membutuhkan subsidi dana.
Dua orang petani meninjau perkebunan sawit milik mereka yang sudah berumur tua untuk mengikuti program 'replanting' di Desa Kota Tengah, Dolok Masihul, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin (27/11). Program replanting atau peremajaan sawit rakyat ini menjadi bukti dukungan pemerintah terhadap sektor kelapa sawit yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian petani sawit. ANTARA FOTO/Septianda Perdana
Dua orang petani meninjau perkebunan sawit milik mereka yang sudah berumur tua untuk mengikuti program 'replanting' di Desa Kota Tengah, Dolok Masihul, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin (27/11). Program replanting atau peremajaan sawit rakyat ini menjadi bukti dukungan pemerintah terhadap sektor kelapa sawit yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian petani sawit. ANTARA FOTO/Septianda Perdana

Bisnis.com, JAKARTA— Sebanyak 185.000 hektare perkebunan kelapa sawit swadaya akan melakukan replanting atau penanaman kembali pada tahun ini. Namun, petani masih membutuhkan subsidi dana.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Kelapa Sawit (Apkasindo) Asmar Arsjad mengatakan, petani memiliki kendala sola sertifikasi sehingga kesulitan dalam mendapatkan pendanaan dari bank.

“Tahun ini, ada sekitar 185.000 ha sawit akan replanting. Namun, mereka kesulitan mendapatkan pendanaan karena sertifikasi,” katanya menjawab bisnis di Jakarta, Jumat (26/1/2018).

Dia mengatakan, pihaknya telah bertemu dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Sofyan Djalil untuk membicarakan masalah ini. Menurutnya, setiap hektare membutuhkan biaya replanting sekitar Rp60 juta.

Pemerintah sudah memiliki solusi dengan mengucurkan subsidi dari dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP KS). Besaran dana yang dialokasikan sebesar Rp25 juta per hektare. Sisanya, Apkasindo akan membantu untuk mendapatkan dana pinjaman dari bank.

“Tahap awalnya, Apkasindo akan melakukan pengecekan atau klarifikasi perkebuna sawit mana saja yang perlu mendapatkan subsidi,” katanya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper