Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Marriot Siap Buka 16 Properti Tahun Ini

Marriot International optimistis bisa melakukan ekspansi untuk membuka 16 resort di kawasan Asia Pasifik dengan tujuh merek pada tahun ini
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 26 Oktober 2017  |  18:49 WIB
Marriot Siap Buka 16 Properti Tahun Ini
Marriot International. - .Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA—Marriot International optimistis bisa melakukan ekspansi untuk membuka 16 resort di kawasan Asia Pasifik dengan tujuh merek pada tahun ini.

Saat ini, Marriot International memiliki 130 merek hotel dengan segmen menengah, menengah atas, dan resort mewah di Asia Pasifik, termasuk China, Malaysia, Vietnam, dan Thailand.

Hotel baru tersebut membentang mulai dari Asia Tenggara, Asia Timur, hingga kepulauan Pasifik yakni Renaissance Bali Ulutwatu Resort & Spa (Indonesia); Renaissance Pattaya Resort & Spa The Ritz-Carlton dan Koh Samui (Thailand); JW Marriott Phu Quoc Emerald Bay Resort & Spa (Vietnam); The Ritz-Carlton, Haikou, Shanhaitian Resort Sanya, Autograph Collection, dan Element Chongli (China); The Westin Yilan Resort (Taiwan); Fuji Marriott Hotel Lake Yamanaka Nanki, Shirahama Marriott Hotel, Lake Biwa Marriott Hotel, dan Izu Marriott Hotel Shuzenji (Jepang); Jeju Shinhwa World Marriott Resort & Spa (Korea Selatan); Fiji Marriott Resort Momi Bay (Fiji); Weligama Bay Marriott Resort & Spa (Sri lanka).

“Ini adalah tahun yang menyenangkan bagi Marriott International di Asia Pasifik sejalan dengan langkah kami menghadirkan strategi inovasi untuk menangkap peluang bagi turis saat ini dan masa depan,” kata Peggy Fang Roe, Chief Sales and Marketing Officer for Asia Pacific Marriot International, mengutip keterangan resminya, Kamis (26/10/2017).

Menurutnya, properti terbaru Marriot International akan diuntungkan dari meningkatnya pasar turis China yang saat ini menjadi contributor pertama bagi pasar perjalanan dunia. China National Tourism Administration bahkan memperkirakan turis China akan melakukan kunjungan ke luar negeri hingga 700 juta selama 5 tahun ke depan.

Turis China dengan segmen menengah terus mencari produk perjalanan dengan kualitas tinggi sejalan dengan kenaikan pendapatan mereka beberapa tahun belakangan ini, salah satunya dengan menginap di resort terbaru Marriot International.

Awal tahun ini, Marriot International membentuk usaha patungan dengan Alibaba untuk menangkap peluang peningkatan turis China.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jw marriott
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top