Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sharp Indonesia Ganti Bos

pergantian pucuk pimpinan PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) menunjukkan peremajaan di salah satu perusahaan elektronik terbesar di Indonesia tersebut.
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 11 April 2017  |  15:02 WIB
Fumihiro Irie dalam acara perpisahan di Jakarta, Selasa (11/4/2017) - Istimewa
Fumihiro Irie dalam acara perpisahan di Jakarta, Selasa (11/4/2017) - Istimewa

Bisnis.com, Jakarta — Sharp Corporation menugaskan Shinji Teraoka sebagai pimpinan baru PT Sharp Electronics Indonesia menggantikan Fumihiro Irie.

Shinji Teraoka resmi menempati posisi Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) pada April tahun ini. Teraoka bukan orang baru di SEID karena telah menduduki jabatan Marketing General Manager SEID sejak 2009.

Fumihiro Irie mengatakan pergantian pucuk pimpinan PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) menunjukkan peremajaan di salah satu perusahaan elektronik terbesar di Indonesia tersebut.

“Usia saya 59 tahun, sedangkan Teraoka baru 49 tahun. Dia adalah salesman yang andal. Artinya SEID sekarang lebih muda 10 tahun dan akan melakukan kegiatan yang lebih muda juga,” katanya, Selasa (11/4).

Irie akan kembali ke kantor pusat Sharp di Jepang. Dia memutuskan kembali ke kampung halaman karena merasa membutuhkan waktu untuk beristirahat setelah memimpin SEID sejak 2007.

Di bawah kepemimpinan Irie, SEID memindahkan pusat manufaktur mereka dari pabrik Pulogadung yang sudah beroperasi pada kapasitas maksimal ke Karawang, Jawa Barat.

“Periode tersebut adalah yang paling mengesankan buat saya. Kapasitas produksi kami di Pulogadung sudah tidak cukup dan kami harus memindahkan ke area baru di Karawang. Saat itu saya sangat sibuk, banyak sekali keputusan yang harus diambil,” katanya.

Momen penting lain SEID di periode kepemimpinan Irie adalah capaian SEID memproduksi 10 juta kulkas dan 20 juta unit televisi di Indonesia.

Irie percaya pasar elektronik Indonesia masih akan terus tumbuh seiring dengan pertumbuhan Indonesia yang diperkirakan akan menjadi ekonomi paling besar nomor lima di dunia dalam 10 tahun ke depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sharp
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top