Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Industri Kesehatan Dinilai Potensial Bagi Produsen Perangkat Teknologi

Industri kesehatan Tanah Air dinilai potensial sebagai pasar produk perangkat scanner atau alat pemindai di tengah digitalisasi pelayanan oleh sejumlah rumah sakit, klinik, dan instansi kesehatan lainnya.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 04 April 2017  |  17:44 WIB
scanner/ilustrasi (web)
scanner/ilustrasi (web)

Bisnis.com, JAKARTA - Industri kesehatan Tanah Air dinilai potensial sebagai pasar produk perangkat scanner di tengah digitalisasi pelayanan oleh sejumlah rumah sakit, klinik, dan instansi kesehatan lainnya.

PT Brother Internasional Sales Indonesia menggarap industri kesehatan sebagai pasar produk perangkat scanner atau mesin pemindai mereka. Hal itu sejalan dengan target perseroan yang membidik ekspansi ke arah business to business.

Digital Marketing dan Public Relation Executive PT Brother Internasional Sales Indonesia Andre Arlis mengungkapkan langkah tersebut mulai dilakukan sejak tahun ini. Dia menilai pasar industri health care memiliki potensi pasar yang sangat besar.

“Kami melihat ada kecocokan antara produk dan kebutuhan industri health care [kesehatan] seperti rumah sakit dan klinik,” kata Andre kepada Bisnis.com, Selasa (4/4).

Andre mengungkapkan saat ini pihak Brother Indonesia telah bermitra dengan PT Quantum Infra Solusindo atau Medinfrans untuk mengolaborasikan produk scanner dengan perangkat lunak yang ada di rumah sakit dan klinik.

Perangkat tersebut nantinya digunakan sebagai pendukung praktisi kesehatan dalam membuat Elektronik Medical Record (EMR). Layanan tersebut diklaim mampu membantu dokter dalam mengetahui secara akurat riwayat kesehatan pasien dengan cepat.

Dia menjelaskan saat ini beberapa rumah sakit dan klinik memiliki permasalahan dalam pengelolaan dokumen fisik seperti berkas administrasi, data pasien, dan medical record. Menurutnya, kebanyakan dokumen tersebut menumpuk di gudang atau tidak tersimpan dengan baik.

Saat ini, Brother Indonesia mengaku masih fokus untuk menggarap pasar klinik dan rumah sakit yang ada di Jakarta. Namun, pihak perseroan tak menutup kemungkinan bahwa akan mengenalkan layanan tersebut dapat menyebar ke seluruh daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

teknologi rumah sakit industri kesehatan jasa
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top