Semen Padang Targetkan Pabrik Indarung VI Beroperasi Penuh Kuartal II

PT Semen Padang merencanakan operasional penuh pabrik Indarung VI dijalankan secara komersial pada kuartal kedua tahun ini, setelah dilakukan ujicoba di awal tahun.
Heri Faisal | 31 Maret 2017 15:33 WIB
Pabrik Semen Padang - SemenPadang.co.id

Bisnis.com, PADANG—PT Semen Padang merencanakan operasional penuh pabrik Indarung VI dijalankan secara komersial pada kuartal kedua tahun ini, setelah dilakukan ujicoba di awal tahun.

Direktur Utama Semen Padang Benny Wendry menyebutkan mulai kuartal kedua operasional pabrik secara komersial dijalankan, setelah pada Januari menjalani proses fire on kiln atau pembakaran awal di tanur putar, dan feeding kiln atau pembakaran material pada Februari.

“Selama Januari dan Februari 2017 sudah dilakukan fire on kiln dan feeding on. Targetnya beroperasi secara komersial pada kuartal kedua tahun ini,” ujarnya, Kamis (30/3/2017).

Menurutnya, dengan beroperasi penuh pabrik Indarung VI akan menambah kapasitas produksi perseroan menjadi total berkapasitas 10,4 juta ton.

Benny mengungkapkan per Februari, progres konstruksi pabrik Indarung VI mencapai 98,27%, dengan progres secara keseluruhan mencapai 98,91%.

Manajemen, imbuhnya, melakukan percepatan pengerjaan proyek yang tersisa dengan bekerjasama tim ahli untuk optimalisasi performance guarantee peralatan yang digunakan agar segera tercapai.

Dia menuturkan dengan beroperasinya pabrik baru itu, maka volume penjualan ditargetkan mencapai 123% dan revenue mencapai 117% dari pencapaian tahun sebelumnya.

Sepanjang tahun lalu, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero), Tbk itu mencatatkan volume produksi mencapai 6,45 juta ton dan volume penjualan mencapai 6,98 juta ton dengan penguasaan pasar di wilayah Sumatra sebesar 42,5%. Sedangkan, laba yang berhasil dibukukan perseroan mencapai Rp724 miliar.

PENJUALAN

Guna mengejar kinerja maksimal tahun ini, perseroan juga memprioritaskan pasar ekspor. Tahun ini, perusahaan semen tertua di Asia Tenggara itu melakukan ekspor perdana ke Australia.

Pudjo Suseno, Direktur Komersial Semen Padang menyebutkan pasar Australia sangat potensial mengingat masih menggeliatnya pembangunan, sekaligus menargetkan volume ekspor mencapai 200.000 ke negara Kanguru itu.

“Pertama kami kirim 22 ton dalam bentuk kemasan bag dengan jenis ordinary portland cemen (OPC) tipe 1. Targetnya bisa sampai 200.000 ton tahun ini,” katanya.

Pudjo mengatakan pasar ekspor menjadi prioritas perseroan tahun ini, mengingat ketatnya persaingan dalam negeri. Mau tidak mau, imbuhnya, perseroan memperluas ekspor untuk ekspansi jangka panjang.

Dia menargetkan penjualan luar negeri tahun ini bisa melebihi 1 juta ton, terutama dengan adanya pasar baru Australia, dan sejumlah negara yang sudah menjadi basis penjualan Semen Padang di kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika.

“Tahun ini juga ada permintaan untuk ekspor ke Amerika. Kami lagi penjajakan, semoga saja terealisasi,” ujarnya.

Pudjo meyakini dengan berhasilnya Semen Padang masuk pasar Australia akan mendorong pembukaan pasar-pasar baru yang lebih luas. Apalagi, Australia dikenal sangat ketat menerapkan standar mutu bagi produk yang masuk ke negaranya.

 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
semen padang

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top