Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

2017, Paramount Land Buka Lima Hotel Baru

Paramount Land melalui anak usaha PT Paramount Enterprise International merencanakan pembangunan lima hotel baru sepanjang 2017 mendatang. Kelimanya akan tersebar di Cakung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, dan Jayapura.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 14 Desember 2016  |  05:19 WIB
Paramount Land - Ilustrasi
Paramount Land - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Paramount Land melalui anak usaha PT Paramount Enterprise International merencanakan pembangunan lima hotel baru sepanjang 2017 mendatang. Kelimanya akan tersebar di Cakung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, dan Jayapura.

Presiden Direktur Paramount Land Ervan Adi Nugroho mengatakan ekspansi tersebut dalam rangka mendukung target pemerintah melalui Kementerian Pariwisata yang akan mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara hingga 2019.

Menurutnya, rencana pemerintah harus disinergikan dengan penyediaan hotel yang mencukupi di sejumlah daerah.

"Potensi Indonesia itu masih sangat tinggi kalau dibandingkan antara negara-negara ASEAN lainnya seperti Malaysia, Thailand, apalagi Singapura. Kita masih tertinggal makanya pembangunan harus terus dilakukan," katanya, Selasa (13/12/2016).

Ervan menyebut di Cakung, Jakarta Timur perusahaan akan membangun Fame Hotel dengan kapasitas bintang dua. Sedangkan di Semarang dan Surabaya yakni hotel ekonomis bintang satu yakni Starlet Hotel.

Di Jayapura, Paramount merencanakan pembangunan Atria Hotel sekelas bintang empat dan untuk pertama kalinya di Yogyakarta perusahaan akan membangun hotel bintang lima dengan nama Vega Hotel.

Ervan mengatakan saat perusahaan masih mematangkan perhitungan invetasi untuk merealisasikan pembangunan Vega Hotel. Paramount memprediksi satu unit kamar nantinya akan menelan hingga Rp1,8 miliar.

“Lokasinya startegis di Malioboro, kami perkirakan akan merangkum 185 – 200 unit kamar dengan sejumlah fasilitas penunjang sekelas bintang lima seperti ballroom,” ujar Ervan.

Ervan melanjutkan keseluruhan hotel akan dioperasikan perusahaan sendiri di bawah label Parador Hotels & Resort yang juga telah melakukan sejumlah kerjasama dengan pengembang lain untuk membidangi manajemen operasi hotel.

Chief Operation Officer Parador Hotels & Resort Johannes Hutauruk menambahkan yang terbaru pihaknya telah menjalin kerjasama dengan PT Hutama Karya untuk pengoperasian hotel di Semarang pada Maret 2017.

Sebelumnya, Parador Hotels & Resorts juga telah mengelola hotel milik pengembang lain yaitu Fame Hotel di Batam.

Sementara untuk menutup tahun, lanjut Johannes Parador juga akan meresmikan Fame Hotel di Sunset Road, Bali yang berisi 90 kamar. Nilai investasi pembangunan hotel bintang dua tersebut sebesar Rp46 miliar.

“Kami akan resmikan minggu depan, tetapi hotelnya sudah beroperasi sejak Oktober lalu. Perusahaan masih berani masuk ke daerah jenuh hotel seperti Bali karena meilhat peluang hotel bisnis di sana. Waktu awal kami studi juga jumlah hotel juga belum sebanyak sekarang,” ujar Johannes.

Sementara itu, peresmian Fame Hotel Bali akan menambah portofolio hotel milik Paramount yang saat ini memiliki enam hotel sejak 2012 lalu. Empat hotel di antaranya berada di Gading Serpong dan dua lainnya di Atria Malang dan Atria Magelang. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

paramount
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top