Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertamina MRO III Ingin Pastikan Layanan SPBU Memuaskan Konsumen

PT.Pertamina (persero) Marketing Operation Region III yang menaungi wilayah operasi Jawa bagian Barat - DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten - meluncurkan program inovasi terbarunya, Quality Quantity Cleanliness Inspection (QQCI).
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 23 November 2016  |  11:23 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Untuk menajamkan program Pasti Pas yang bertujuan guna memastikan konsumen mendapatkan kualitas layanan terbaik, PT.Pertamina (persero) Marketing Operation Region III yang menaungi wilayah operasi Jawa bagian Barat - DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten - meluncurkan program inovasi terbarunya, Quality Quantity Cleanliness Inspection (QQCI).

Program yang diperkenalkan pada awal November ini bertujuan memastikan proses layanan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina sudah sesuai dengan prosedur dan memenuhi harapan konsumen.

Area Manager Communication & Relations Pertamina Jawa bagian Barat, Yudi Nugraha mengatakan program QQCI akan berjalan seiring dengan program audit Pasti Pas yang sejak lama berlangsung atas kerjasama TUV Rheinland dan Sucofindo.

"Setiap hasil QQCI akan diintegrasikan secara simultan dengan program audit Pasti Pas dengan tujuan semua SPBU Pertamina harus lolos sertifikasi Pasti Pas dan Pasti Prima," katanya, Rabu (23/11/2016).

Untuk langkah awal, paparnya, program QQCI baru dilaksanakan di 6 SPBU yang berlokasi di wilayah Jabodetabek yakni SPBU 3112402 Fatmawati, 3112902 Hanglekir, 3115302 BSD, 3110202 Abdul Muis, 3111401 S Parman, 3112601 Lenteng Agung.

Pelaksanaan program QQCI dimulai dengan melakukan inspeksi rutin ke SPBU Pertamina yang dipilih secara acak setiap hari Senin sampai dengan Jumat mulai dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.

Dalam setiap inspeksi rutin tersebut, para petugas QQCI yang berseragam lengkap selalu melaksanakan proses sesuai prosedur. Dimulai dengan pemeriksaan terhadap takaran BBM dengan menggunakan alat ukur sekaligus menilai langsung kondisi nozzle.

Pemeriksaan kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan terkait kondisi kebersihan dan kelayakan fasilitas pendukung seperti mushalla, toilet, toserba, halaman depan dan dalam SPBU serta fasilitas lainnya.

“Intinya kalau ditemukan ada yang tidak sesuai, tim Pertamina langsung sigap bertindak. Kami bekerja keras untuk menjaga agar tetap memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen,” ujarnya.

Untuk mendapatkan umpan balik langsung dari konsumen, para petugas QQCI juga melakukan wawancara di lokasi ketika para konsumen selesai melakukan pengisian BBM atau menggunakan fasilitas yang ada di SPBU Pertamina. Dengan cara tersebut diharapkan Pertamina dapat melakukan pengembangan pelayanan sesuai dengan harapan dari para konsumen.

“Pertamina hadir untuk memastikan konsumen mendapatkan yang terbaik. Kami selalu berupaya memberikan yang terbaik dan menjadi yang terbaik untuk konsumen,” jelasnya.

Pertamina mengajak masyarakat unutk turut serta melakukan pengawasan terkait pelayanan di SPBU dengan cara menghubungi Pertamina Contact Center dengan nomor 1-500-000 (24 jam).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

spbu pertamina
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top