Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EKONOMI AS: PDB Rebound, Ditopang Konsumsi & Ekspor

Laju pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat mulai menggeliat di kuartal III/2016, ditunjang konsumsi dan peningkatan ekspor. Adapun laju investasi masih seret.nn
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 29 Oktober 2016  |  15:53 WIB
Ritel AS - Bloomberg
Ritel AS - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Laju pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat mulai menggeliat di kuartal III/2016, ditunjang konsumsi dan peningkatan ekspor. Adapun laju investasi masih seret.

Dilansir dari Bloomberg, Sabtu (29/10/2016), produk domestik bruto atau PDB Amerika Seriakt tumbuh 2,9% secara tahunan. Pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi dalam dua tahun terakhir. Angka ini juga lebih tinggi dari konsensus Bloomberg sebesar 2,6%. 

Pertumbuhan PDB Negeri Paman Sam itu juga sejalan dengan pandangan bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve di mana ekonomi akan melaju secara perlahan. Di saat yang sama, pendapatan masyarakat juga tumbuh stabil dan menjadi penopang konsumsi rumah tangga. Konsumsi rumah tangga menjadi motor pertumbuhan di saat investasi tengah seret.

"Ekonomi berjalan baik, tapi tidak hebat juga," ujar Stephen Stanley,Chief Economist Amherst Pierpont Securiteis LLC. Menurutnya, laju pertumbuhan ekonomi akan bergantung pada tingkat konsumsi. Dia mencatat, hal yang cukup menggembirakan adalah fundamental ekonomi Amerika Serikat sudah kuat. 

Konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh hampir separuh lebih cepat dibandingkan dengan periode tiga bulan sebelumnya. Adapun, laju investasi terus turun dalam empat kuartal berturut-turut.

Untuk diketahui, konsumsi rumah tangga menyumbang sekitar 70% ekonomi Amerika Serikat. Pertumbuhan konsumsi melambat sejak level tertinggi di akhir 2014 sebesar 4,3%. 

Konsumsi menumbagn 1,47% pada pertumbuhan ekonomi sedangkan ekspor berkontribusi 0,83%. Sementara itu, perdagangan dan persediaan (inventories) merupakan dua komponen yang paling labil dalam perhitungan PDB.

Departemen Perdagangan melansir, ekspor mengalami percepatan, terutama ekspor kedelai. Namun, peningkatan ekspor ini diperkirakan berlangsung sementara.
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi as
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top