Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JIEP Dukung Halal Lifestyle Melalu Zona Halal di Kawasan Industri

PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), merespons tren dunia ini dengan terus berupaya mewujudkan adanya zona halal di kawasan industri yang dikelolalnya, di Pulogadung, Jakarta. Kami siap untuk mendukung kawasan halal industri," ucap Sitta Izza Rosdaniah, Financial and Supporting Director PT JIEP, dalam rilis yang diterima, Kamis (6/10/2016).
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 07 Oktober 2016  |  06:04 WIB

Bisnis.com,JAKARTA-Gaya hidup halal semakin menjadi tren di dunia, sejalan dengan kesadaran masyarakat global tentang manfaat produk-produk halal bagi kesehatan sehingga kehadiran produk-produk halal pun makin menjadi tuntutan masyarakat.

PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP), merespons tren dunia ini dengan terus berupaya mewujudkan adanya zona halal di kawasan industri yang dikelolalnya, di Pulogadung, Jakarta. “Kami siap untuk mendukung kawasan halal industri,"  ucap Sitta Izza Rosdaniah, Financial and Supporting Director PT JIEP, dalam rilis yang diterima, Kamis (6/10/2016).

Menurut Sitta, zona halal yang ada di Kawasan Industri Pulogadung akan menjadi etalase dan show case bagi industri halal. “Zona yang kami kembangkan memiliki berbagai fasilitas yang menunjang manajamen dan distribusi halal," tuturnya.
 
Di zona ini nantinya akan ada Moslem Fashion Hub, MICE, Halal Warehouse, Halal Laboratory, Shariah Finance Centre, National Creative Industry & Training Centre, Halal Lifestyle Showcases, National Logistic Centre, Halal Culinary Centre, dan Organic Urban Farming.  “Kami ingin laboratorium halal segera berdiri di kawasan Industri kami,” tuturnya.
 
"Ini adalah makna dari zona halal, kami akan siap sedia untuk membantu. Kami akan memfasilitasi mereka untuk mengembangkan UKM karena di zona itu terdiri dari banyak perusahaan yang bisa dapat dimanfaatkan untuk konsultasi," ucapnya. 


UKM pun akan difasilitasi untuk bisa mendapatkan dana dalam zona halal ini.  Selain itu, JIEP juga telah menyiapkan sejumlah fasilitas khusus yang juga dapat digunakan oleh segenap pengusaha dalam lingkungan tersebut.

Sitta menekankan bahwa zona halal di kawasan industri yang dikelola JIEP tak akan terwujud tanpa adanya sinergi dan dukungan komunitas halal. Karena itulah, JIEP gencar menjalin sinergi dan kerja sama dengan berbagai pihak. 

Sejauh ini, JIEP telah menandantangani Nota Kesepakatan Bersama atau MoA (Memorandum of Agreement) dengan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/Indonesian Port Corporation (IPC), tentang Penyusunan Kajian Kerjasama Pembangunan dan Pengoperasian Integrated Logistic Area di Kawasan Industri Pulogadung. Penandatanganan MoA dilakukan di dalam kegiatan The 12th World Islamic Economic Forum (WIEF) yang diselenggarakan di Jakarta pada Agustus lalu.

MoA tersebut dimaksudkan untuk mempersiapkan penyusunan kajian kerja sama pembangunan dan pengoperasian Integrated Logistic Area untuk International Halal Hub di Kawasan JIEP. Program ini dinamakan Jakarta International Halal Hub (JIHH).

Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto menyatakan bahwa pemerintah mendukung adanya kawasan industri halal di Jawa. Pemerintah pun mengajak dunia usaha untuk berpartisipasi dalam pengembangan kawasan ini. “Kami mengundang pelaku usaha untuk investasi di kawasan ini," katanya.

Panggah juga berharap akan ada investasi baru di bidang pengembangan produk halal. Pemerintah menginginkan Indonesia memiliki pusat pengembangan produk halal, sebagaimana yang telah dimiliki Thailand.

Panggah menyebut pasar halal sangat menggiurkan. Potensinya cukup besar. Dikatakan bahwa tahun 2014, pasar produk halal dunia sebesar US$2,3 triliun dan diprediksi mencapai US$3,7 triliun pada 2019.

 "Tidak hanya negara Muslim yang mengembangkan produk halal, tetapi juga negara non-Muslim seperti Jepang dan Korea. Ini menandakan prospek yang sangat baik dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan," katanya.

Adapun Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin yang membuka konferensi mengatakan, halal tidak hanya menyangkut makanan dan minuman saja, tetapi juga kosmetik dan barang-barang yang kita pakai.




Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kawasan industri halal
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top