Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

DANA ALOKASI KHUSUS: Pemkot Kediri Pangkas DAK Fisik Rp7,2 Miliar

Pemkot Kediri memangkas pagu dana alokasi khusus (DAK) fisik Rp7,2 miliar sebagaimana diminta pemerintah pusat karena rencana penurunan penerimaan negara dalam perubahan APBN 2016
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 29 April 2016  |  11:46 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, KEDIRI- Pemkot Kediri memangkas pagu dana alokasi khusus (DAK) fisik Rp7,2 miliar sebagaimana diminta pemerintah pusat karena rencana penurunan penerimaan negara dalam perubahan APBN 2016.

Semula, DAK fisik Kota Kediri dipatok Rp72,6 miliar atas usulan pemda. Namun, pemerintah pusat menginginkan pemda memotong 10% sehingga alokasi DAK fisik kini hanya Rp65,3 miliar.

"Yang dipangkas (program) infrastruktur publik daerah, kehutanan, sanitasi, sarana perdagangan," kata Kabag Humas Pemkot Kediri Apip Permana kepada Bisnis,Jumat (29/4/2016).

Meskipun demikian, Apip mengaku pemotongan anggaran itu tak mengganggu program infrastruktur strategis Kota Tahu.

Menteri Keuangan melalui Surat Edaran No. SE-10/MK.07/2016 tentang Pengurangan Pemotongan DAK Fisik secara Mandiri Tahun 2016 meminta gubernur, bupati, dan walikota mengurangi secara mandiri minimal 10% dari pagu alokasi DAK fisik (Bisnis, 28/4/2016).

Pemangkasan itu dapat dilakukan pada bidang/subbidang sesuai prioritas daerah, dengan pertimbangan, a.l. kesiapan pengadaan barang dan jasa, kesiapan rencana kegiatan, kesesuaian kegiatan dengan prioritas nasional, dan kemampuan bidang tersebut dalam penyerapan anggaran.

Perincian pemangkasan itu harus disampaikan pemda dan diterima oleh Ditjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu paling lambat Jumat (29/4/2016) pukul 17.00 WIB.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur kota kediri dak fisik alokasi transfer daerah
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top