Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hak Paten: Tenun Ikat Bandar Terkendala Kesamaan Merek

Merek Medali Mas, salah satu merek tenun ikat bandar di Kota Kediri, ternyata sudah lebih dulu didaftarkan oleh perusahaan lain ke Ditjen Hak atas Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM.nn
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 28 April 2016  |  17:34 WIB
Proses pembuatan sarung di sentra tenun ikat kelurahan Bandar Kidul, Kediri, Jatim (14/8/2010). - Antara/Arief Priyono
Proses pembuatan sarung di sentra tenun ikat kelurahan Bandar Kidul, Kediri, Jatim (14/8/2010). - Antara/Arief Priyono

Bisnis.com, KEDIRI -- Usaha tenun ikat bandar mengantongi hak paten terkendala oleh merek dagang yang sama.

Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah mengungkapkan merek Medali Mas, salah satu merek tenun ikat bandar di Kota Kediri, ternyata sudah lebih dulu didaftarkan oleh perusahaan lain ke Ditjen Hak atas Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM.

"Ketika kami informasikan kepada pengusaha tenun, (mereka bilang) 'Aduh, Bu, ini sudah kami tirakati. Kalau namanya diganti, nanti jangan-jangan malah tidak hoki.'," ungkapnya di sela peluncuran Kampung UKM Digital Tenun Ikat Bandar Kidul, Kamis (28/4/2016).

Lilik mengatakan Pemkot dan pelaku usaha hingga kini masih berembuk mencari jalan keluar.

Dengan hak paten, tutur dia, semestinya tenun ikat bandar bisa menjadi ikon Kota Kediri.

Ciri khas tenun ikat bandar adalah mengandalkan motif bunga dengan pewarnaan yang berani atau terang.

Motif khas Kediri itu oleh perajin disebut ceplok atau lung.

Para perajin memproduksinya secara manual menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM).

Sentra produksi tenun ikat bandar berada di Jl. KH Agus Salim, Kelurahan Bandar Kidul, Kota Kediri.

Di situ terdapat sekitar 20 usaha rumahan dengan 60 tenaga kerja yang setiap hari memproduksi kain tenun, pakaian, syal, sepatu, dan sarung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hak paten kota kediri tenun ikat bandar
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top