Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MORATORIUM SAWIT & TAMBANG: Pemerintah Diminta Tinjau Ulang Izin yang Ada

Gerakan Kebangkitan Petani (Gerbang Tani) Indonesia meminta pemerintah tak hanya melakukan moratorium atas pertambangan dan perkebunan sawit, namun juga meninjau ulang izin yang telah ada
Anugerah Perkasa
Anugerah Perkasa - Bisnis.com 19 April 2016  |  11:36 WIB
MORATORIUM SAWIT & TAMBANG: Pemerintah Diminta Tinjau Ulang Izin yang Ada
Kebun sawit - ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Gerakan Kebangkitan Petani (Gerbang Tani) Indonesia meminta pemerintah tak hanya melakukan moratorium atas pertambangan dan perkebunan sawit, namun juga meninjau ulang izin yang telah ada.

Ketua Umum Gerbang Tani Idham Arsyad mengatakan upaya moratorium terhadap izin perkebunan sawit dan pertambangan adalah langkah strategis dan layak didukung. Hal itu, sambungnya, karena kedua sektor itu menimbulkan banyak persoalan macam kerusakan lingkungan, kemiskinan dan konflik agraria.

Walaupun demikian, Idham memaparkan, hal lain yang harus dilakukan lainnya adalah melakukan peninjauan kembali izin yang sudah ada. "Bukan hanya moratorium izin sawit dan tambang, namun juga diperlukan review terhadap perizinan yang telah ada," katanya di Jakarta, Selasa (19/4/2016).

Dia juga menegaskan diperlukannya perluasan keterlibatan pihak masyarakat sipil dalam pengawasan moratorium tersebut. Hal itu, sambung Idham, karena dugaan masih banyaknya celah yang dapat dimanfaatkan para pihak tertentu yang mengakibatkan deforestasi tetap terjadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sawit tambang moratorium izin tambang moratorium kebun sawit
Editor : Gita Arwana Cakti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top