Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelni Buka Satu Trayek Tol Laut

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) akan mengoperasikan KM. Nusantara Pelangi 101 untuk menambah satu unit Kapal Tol Laut dengan menjalani rute penugasan trayek T-2, Tanjung Perak-Kalabahi-Moa-Saumlaki-Dobo-Merauke PP sejauh 3.874 mil mulai Senin (28/3) siang.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 28 Maret 2016  |  13:17 WIB
Kapal Pelni - ilustrasi/Antara
Kapal Pelni - ilustrasi/Antara

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) akan mengoperasikan KM. Nusantara Pelangi 101 untuk menambah satu unit Kapal Tol Laut dengan  menjalani rute penugasan trayek T-2, Tanjung Perak-Kalabahi-Moa-Saumlaki-Dobo-Merauke PP sejauh 3.874  mil mulai Senin  (28/3) siang.

Akhmad Sujadi, Manager Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan PT Pelni, mengatakan Kapal berkapasitas 350 TEUs itu akan berlayar secara rutin, terjadwal pada rute yang telah ditetapkan pemerintah pada rute T-2 yang akan dioperasikan mulai hari ini dari Tanjung Perak, Surabaya. 

“Dengan penambahan satu rute ini, Pelni telah mengoperasikan 4 kapal untuk mendukung kelancaran distribusi barang, yang dampaknya akan membantu mengurangi  disparitas harga dan membangkitkan perekonomian, khususnya di beberapa daerah di rute Kapal Tol Laut yang umumnya daerah tertinggal dan terpencil,”  paparnya, dalam siaran pers, Senin (28/3/2016). 

Adapun, KM. Nusantara Pelangi 101 akan menempuh rute Tanjung Perak-Kalabahi-Moa-Saumlaki-Merauke, dan mengangkut barang pokok berupa  beras, terigu, minyak goreng dan aneka kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, dia menambahkan kapal juga mengangkut barang penting berupa semen, besi, keramik dan aneka barang untuk memenuhi kebutuhan pembangunan di daerah tertinggal.

Dengan pengoperasian tambahan 1 kapal Tol Laut, Pelni telah menjalani empat rute  atau trayek dari enam rute yang ditetapkan pemerintah. Sisanya, Sujadi mengaku perusahaan akan mengoperasikan dua trayek sisanya pada April mendatang. 

“Hari ini, kami mengoperasikan tambahan satu unit kapal. Insya Allah bulan depan akan kami operasikan 2 kapal lagi, sehingga 6 rute trayek Tol laut dapat dioperasikan semua.” ujarnya. 

Dua trayek yang akan dirilis bulan depan a.l. trayek T-4 Tanjung Priok- Makasar-Manokwari-Wasior-Nabire-Serui-Biak PP (4.644 mil) dan Trayek T-5  Makasar-Tahuna-Lirung-Morotai-Tobelo-Ternate-Babang-Ternate PP (2.608 mil).  

Sementara itu, trayek yang sudah dijalankan Pelni meliputi trayek T-1. Tanjung Perak-Wanci (Wakatobi)-Namlea-Fakfak PP (3426 mile) dilayani KM. Caraka Jaya Niaga 3-32; Trayek T-2 Tanjung Perak-Kalabahi-Moa-Saumlaki-Dobo-Merauke PP (3.874 mile) dengan KM. Nusantara Pelangi 101; Trayek T-3 Tanjung Perak-Larantuka-Lewoleba-Rote-Sabu-Waingapu PP (2.076 mile) KM. Caraka Niaga Jaya 3-34 dan Trayek T-6 Tanjung Priok-Tarempa-Natuna PP (1.400 mile) Km. Caraka Jaya Niaga 3-4.

Penugasan pengoperasian Tol Laut oleh Pelni dimandatkan pemerintah melalui Peraturan Presiden (Perpres) No.106/2015 kepada PT Pelni guna memperlancar disitribusi barang, sehingga upaya pemerintah mengurangi disparitas harga antar wilayah berhasil menurunkan harga antara 20-30 % di rute kapal Tol Laut. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelni
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top