Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hotel JW Marriot Medan Targetkan Okupansi di Atas 70% Tahun Ini

Sepanjang tahun ini manajemen Hotel JW Marriot Medan menargetkan mampu mendapatkan tingkat hunian kamar rerata di atas 70%. Adapun, peningkatan standar pelayanan menjadi strategi utama hotel tersebut.
Febriany Dian Aritya Putri
Febriany Dian Aritya Putri - Bisnis.com 23 Februari 2016  |  14:07 WIB
Hotel JW Marriot Medan Targetkan Okupansi di Atas 70% Tahun Ini
Hotel - Antara

Bisnis.COM, MEDAN--Sepanjang tahun ini manajemen Hotel JW Marriot Medan menargetkan mampu mendapatkan tingkat hunian kamar rerata di atas 70%. Adapun, peningkatan standar pelayanan menjadi strategi utama hotel tersebut.

General Manager Hotel JW Marriot Medan Amit Sakhrani menuturkan, hingga saat ini umpan balik masyarakat di Medan terhadap mereka selalu meningkat. Dia bahkan mengklaim saat ini Hotel JW Marriot Medan sebagai pemimpin pasar hotel bintang 5.

"Kami memasang target okupansi sedikit di atas rata-rata pada tahun lalu, yakni di atas 70%. Kami optimistis bisa terus menjadi market leader pada tahun ini," ujar Amit, Senin malam (23/2/2016).

Lebih lanjut, dia menjelaskan, pihaknya justru senang dengan semakin banyaknya hotel jaringan khususnya dari luar negeri di Medan. Adapun, hal tersebut justru akan meningkatkan level industri perhotelan di kota ini.

"Medan adalah kota yang tepat bagi perkembangan industri ini. Oleh karena itu, untuk memenangkan persaingan kami terus akan meningkatkan pelayanan kepada para tamu. Kami ingin memenuhi ekspektasi mereka," tambah Amit.

Terkait dengan persentase tamu, Amit menyebutkan layaknya jaringan JW Marriot seperti di Jakarta dan Bali, tamu di Medan pun masih didominasi oleh tamu domestik. Adapun, Hotel JW Marriot Medan menyasar seluruh segmen tamu seperti bisnis, liburan, hingga acara-acara sosial seperti arisan, reuni, dan acara keluarga.

Dia menjelaskan, walaupun insiden bom Sarinah, Jakarta pada bulan lalu sempat berdampak terhadap industri perhotelan, tapi perhotelan Indonesia bisa dengan cepat bangkit. Tak terkecuali di Medan.

"Kami ingin menangkap semua segmen pasar. Untuk pelayanan, meningkatkan kualitas SDM adalah yang utama. Kami selalu memenuhi ketentuan baik di daerah maupun pemerintah pusat," pungkas Amit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jw marriott
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top