Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Inilah Viagra Wanita Yang Disetujui FDA AS

Obat kontroversi untuk memulihkan penyakit lemah syahwat bagi wanita akhirnya mendapat persetujuan dari Badan Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat kemarin dengan syarat yang sangat ketat.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 19 Agustus 2015  |  11:54 WIB
Viagra Addyi - independent
Viagra Addyi - independent

Bisnis.com, JAKARTA—Obat kontroversi untuk memulihkan penyakit lemah syahwat bagi wanita akhirnya mendapat persetujuan dari Badan Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat kemarin dengan syarat yang sangat ketat.

Obat itu dilaporkan berpotensi menimbulkan tekanan darah rendah dan akan menimbulkan rasa sakit kalau dikonsumsi bersamaan dengan minuman beralkohol.

Selain itu, FDA menyatakan obat yang dilegalkan dengan syarat ketat itu akan dijual dengan merk Addyi. Obat itu pun hanya disediakan di tempat perawatan kesehatan yang profesional karena ada risiko yang menyertainya sebagaimana dikutip Reuters, Rabu (19/8/2015).

FDA telah dua kali menolak obat perangsang seksual jenis flibanserin yang dikeluarkan Sprout Pharmaceuticals tersebut. Keputusan terbaru itu dibuat setelah sebuah panel penasihat menyimpulkan pada Juni lalu bahwa obat itu benar-benar dalam pengawasan dan pasien harus tahu risikonya.

Seiring persetujuan atas penjualan obat itu saham perusahaan Palatin Technologies langsung naik 29% menjadi US$1,21 dalam satu perdagangan yang cukup dinamis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat viagra

Sumber : Reuters

Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top