Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Merauke Disiapkan Jadi Food Estate

Pemerintah tengah mempersiapkan wilayah Merauke untuk menjadi kawasan pangan terpadu atau Food Estate.
Ihda Fadila
Ihda Fadila - Bisnis.com 15 Mei 2015  |  17:47 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--Pemerintah tengah mempersiapkan wilayah Merauke untuk menjadi kawasan pangan terpadu atau Food Estate.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pertanian Haryono mengatakan wilayah Merauke memiliki potensi lahan seluas 1,2 juta hektar yang bisa ditanami tanaman pangan, seperti padi.

"Ada potensi 1,2 juta hektare lahan di Merauke yang flat, yang berbasis lahan pasang surut, dengan kondisi air bagus," ujarnya saat konferensi pers mengenai Food Estate, Jumat (15/5/2015).

Dia menambahkan dari total potensi lahan tersebut, pemerintah menargetkan seluas 1 juta ha lahan dapat tergarap selama tiga tahun ke depan. Tahun ini, setidaknya pemerintah dapat menggarap 250.000 ha lahan terlebih dahulu.

"750.000 hektare pemerintah dan BUMN selama tiga tahun. 250.000 hektare untuk swasta," katanya.

Haryono mengatakan dengan adanya food estate ini diharapkan dapat berkontribusi pada pencapaian swasembada pangan. Paling tidak, tiap tahunnya food estate di Merauke dapat memproduksi 1,5 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) yang mulai panen pada tahun depan.

"Hitung saja 250.000 hektare dikali rata-rata produktivitas 6 ton per hektare. Itu produksinya tiap tahun. Itu satu kali panen, kalau dua kali panen dikalikan saja dua," ujarnya.

Haryono mengatakan food estate di Merauke pernah direncanakan pada masa terdahulu. Namun, program ini tidak optimal karena masalah sinergitas di antara pihak terkait, termasuk pemerintah pusat dan daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

merauke food estate
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top