Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPOM: Apoteker Ikut Berperan Penting Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Apoteker dituntut untuk lebih dinamis dan bergerak menjadi profesional yang berorientasi pasien dan berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan perawatan kesehatan pasien.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 11 Mei 2015  |  13:23 WIB

Bisnis.com, JAKARTA— Apoteker dituntut untuk lebih dinamis dan bergerak menjadi profesional yang berorientasi pasien dan berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan perawatan kesehatan pasien.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Roy Alexander Sparringa mengatakan aktivitas pengawasan obat dan sediaan farmasi  di sarana produksi dan distribusi serta pelayanan farmasi juga merupakan tanggung jawab apoteker.

"Semua itu [pengawasan dan sediaan produk farmasi] tidak lepas dari peran strategis Apoteker. Peran ini sangat bermakna untuk meningkatkan komunikasi dan peran masyarakat melalui pemberian edukasi kepada masyarakat," tuturnya dalam keterangan pers yang dimuat dalam laman resmi BPOM, Senin (11/5/2015).

Peran strategis dalam pengawasan dan sediaan produk farmasi mengharuskan apoteker untuk siap dan bersedia berbagi pengetahuan tentang terapi obat yang optimal.

Roy mengatakan pengetahuan yang dibagi fokus pada interaksi obat dan efek samping potensial, pengobatan berbagai kondisi medis tertentu, pendidikan dan promosi kesehatan umum masyarakat, serta informasi awal tentang perawatan darurat.

Kesiapan ini tentu harus didukung dengan kompetensi yang senantiasa ditingkatkan untuk menjamin pelayanan yang lebih berkualitas dalam pencapaian setinggi-tingginya derajat kesehatan masyarakat

"Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) harus dapat meneruskan kepada para apoteker anggotanya mengenai peran strategis ini," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpom apoteker
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top