Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saham Swasta di Blok Mahakam Ditolak Karyawan Pertamina

Serikat Pekerja Mathilda Pertamina Balikpapan mengimbau agar Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutai Kartanegara tak mengandeng pihak swasta dalam penggunaan hak kepemilikan saham atas Blok Mahakam.
Nadya Kurnia
Nadya Kurnia - Bisnis.com 20 Maret 2015  |  15:05 WIB
Saham Swasta di Blok Mahakam Ditolak Karyawan Pertamina
Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Eko Wahyu Laksmono berpidato pada rapat umum pekerja Pertamina di Jakarta, Rabu (18/3). Melalui rapat itu FSPPB menuntut pemerintah untuk menyerahkan 100% pengelolaan Blok Mahakam kepada Pertamina. - Antara/Vitalis Yogi Trisna
Bagikan
Bisnis.com, BALIKPAPAN — Serikat Pekerja Mathilda Pertamina Balikpapan mengimbau agar Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutai Kartanegara tak mengandeng pihak swasta dalam penggunaan hak kepemilikan saham atas Blok Mahakam.
Ketua Bidang Hukum dan Advokasi SP Mathilda Pertamina Balikpapan Mugianto mengatakan bahwa sebaiknya dibentuk konsorsium antara perusda-perusda di daerah dengan tanpa melibatkan pihak swasta.
“Investasi di Blok Mahakam memang pada modal, maka dari itu pemprov mungkin berencana menggandeng swasta. Ini kami tentang, karena nanti keuntungan akan mengalir ke perseorangan,” tuturnya, Jumat (20/3/2015).
Dia mengatakan pemda setempat dapat meminjam modal dari bank daerah daripada menggandeng pihak swasta untuk memenuhi penyertaan modal untuk Blok Mahakam.“Kami dengar Pemprov Kaltim berjuang untuk  mendapatkan jatah penyertaan modal sebesar 19%, sepanjang itu untuk rakyat ya sah-sah saja. Tapi kalaupun mau menggandeng pihak ketiga, ya sebaiknya dari BUMD,” tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

blok mahakam
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top