Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Masyarakat Konstitusi Indonesia Sebut Penghapusan PBB Terobosan Baru

Masyarakat Konstitusi Indonesia (MKI) menilai rencana kebijakan pemerintah menghapuskan pajak bumi dan bangunan (PBB) merupakan langkah positif.
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 19 Februari 2015  |  20:30 WIB
Penghapusan PBB bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan warga miskin merupakan terobosan konkrit yang berdampak besar pemenuhan hak rakyat atas rumah.  - Bisnis.com
Penghapusan PBB bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan warga miskin merupakan terobosan konkrit yang berdampak besar pemenuhan hak rakyat atas rumah. - Bisnis.com

Bisnis.com, BOGOR - Masyarakat Konstitusi Indonesia (MKI) menilai rencana kebijakan pemerintah menghapuskan pajak bumi dan bangunan (PBB) merupakan langkah positif.

"Ini terobosan cerdas di tengah kelangkaan rumah alias backlog dan gagalnya pencapaian penerimaan pajak," ujar Muhammad Joni, Ketua MKI dalam siaran resmi yang diterima Bisnis.com, Kamis (19/2/2015).

Dia mengatakan biang abadi dari kemiskinan adalah sulitnya akses memiliki tanah. Bahkan, kata dia, harga tanah meroket tidak rasional karena spekulasi yang tersrtruktur.
Akibat eskalasi harga tanah, menjadi alasan menjulangkan harga rumah, baik rumah rakyat ataupun rumah komersial, katanya.

Menurutnya, tak rasionalnya harga tanah menjadi unsur penyumbang kondisi darurat perumahan rakyat. Oleh karena itu, lanjutnya, penghapusan PBB bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan warga miskin merupakan terobosan konkrit yang berdampak besar pemenuhan hak rakyat atas rumah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pajak bumi bangunan (pbb)
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top