Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BI Ingatkan Agar Asumsi Pertumbuhan Disusun Realistis

Setelah nilai tukar, bank sentral mengingatkan pemerintah agar menyusun asumsi pertumbuhan ekonomi yang realistis. Pemerintah sejauh ini masih kukuh mempertahankan target 5,8% tahun ini.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 22 Januari 2015  |  17:20 WIB
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo - Bisnis Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo - Bisnis Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah nilai tukar, bank sentral mengingatkan pemerintah agar menyusun asumsi pertumbuhan ekonomi yang realistis. Pemerintah sejauh ini masih kukuh mempertahankan target 5,8% tahun ini.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengemukakan dunia tengah menghadapi guncangan kembar (twin shock) berupa perlemahan harga komoditas dan penilaian ulang risiko di pasar keuangan berkaitan dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat.

Mengutip analisis di pasar berjangka komoditas, Agus menyebut harga komoditas diperkirakan terkoreksi 11,5%, lebih tajam dari tahun lalu yang 3,6%.

"Mohon kita bisa mempertimbangkan perkembangan ekonomi dunia yang turun dan melemahnya harga komoditas yang akan berdampak pada potensi pertumbuhan Indonesia," katanya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Kamis (22/1/2015).

Dana Moneter Internasional (IMF) baru-baru ini mengoreksi proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2015 dari 3,8% menjadi 3,5%.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pertumbuhan Ekonomi asumsi makro apbnp 2015
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top