DISTRIBUSI GULA: PT RNI Gandeng Puskop Kartika Udayana

PT Rajawali Nusantra Indonesia menggandeng Pusat Koperasi Kartika Udayana untuk mendistribusikan gula di tiga provinsi, yakni Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 10 November 2014  |  16:59 WIB
DISTRIBUSI GULA: PT RNI Gandeng Puskop Kartika Udayana
Ilustrasi

Bisnis.com, MALANG--PT Rajawali Nusantra Indonesia (RNI) menggandeng Pusat Koperasi (Puskop) Kartika Udayana untuk mendistribusikan gula di tiga provinsi, yakni Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dirut RNI Ismed Hasan Putro mengatakan gula yang distribusikan sebanyak 5.000 ton per bulan atau 60.000 ton per tahun untuk memenuhi kebutuhan gula di tiga provinsi tersebut.

“Gula tersebut akan diambil dari Pabrik Gula (PG) Krebet Baru Malang dan PG Rejo Agung Madiun,” kata Ismed Hasan Putro dalam rilisnya, Senin (10/11/2014).

Pernyataannya disampaikan dalam penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Direktur Utama PT RNI Ismed Hasan Putro dengan Ketua Umum Puskop Kartika Udayana Taufik Hanafi disaksikan Pangdam Udayana Mayjend Torry Djohar di Denpasar, Bali, Senin (10/11/2014).

Selain itu, kata dia, RNI juga menjadi pemasok komoditas pangan bagi entitas Puskop Kartika Udayana.

Adapun komoditas pangan yang akan dipasok meliputi gula, daging sapi, beras, dan hasil sawit yang diproduksi dan diedarkan oleh RNI Group.

MoU ini juga terkait kerjasama kemitraan pembukaan Gerai Rajawali Mart oleh Puskop Kartika Udayana.

Menurut dia, pada prinsipnya kerjasama tersebut menunjukkan komitmen RNI bersama Koperasi Kodam Udayana menjaga ketahanan pangan di wilayah Bali, NTT, dan NTB.

Terkait kerjasama bisnis tersebut, lanjut dia, dengan berbagai produk komoditas pangan yang telah di luncurkan RNI, seperti brand Raja Gula, Raja Beras, Raja Daging, Raja Air dan yang lainnya, RNI memiliki tanggung jawab untuk mendistribusikannya ke berbagai daerah agar bisa diakses oleh masyarakat luas.

Ismed berpendapat, sudah saatnya BUMN tidak hanya mampu memproduksi tapi juga harus mampu menjual sehingga RNI bisa menjaga stabilitas harga pangan.

“Ini merupakan upaya RNI untuk dapat memperluas jaringan dan menjangkau semua kalangan di berbagai pelosok,” ujarnya.

Dia menegaskan, kerja sama tersebut bersifat berkelanjutan mengingat RNI akan kembali meluncurkan produk-produk barunya.

Ke depan, sebagai sarana distribusi produk, selain mengandalkan jaringan ritel yang dimiliki RNI seperti Waroeng Rajawali dan Rajawali Mart, RNI akan aktif menggandeng berbagai kelompok usaha dan komunitas, seperti koperasi, pondok pesantren, instansi pemerintah, dan pihak perorangan.

Saat ini, RNI sudah menjalin kerjasama kemitraan dengan PT POS Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan, Koperasi Kementrian BUMN, Muhammadiyah, Inkopol, Inkopad, beberapa Pondok Pesantren dan pihak perorangan.

Puskop Kartika Udayana adalah koperasi yang berada di lingkungan kesatuan Kodam Udayana yang bergerak di bidang usaha perkoperasian yang mendistribusikan bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan anggota ataupun masyarakat umum.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rni

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top